Puluhan Warga Desa Lalombi Temui Bupati Donggala Terkait Dugaan Pelanggaran Aturan Kepala Desa

Berita, Donggala28 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Puluhan warga Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan, menemui langsung Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, untuk menyampaikan sejumlah aspirasi dan keluhan terkait dugaan pelanggaran aturan oleh Kepala Desa Lalombi. Pertemuan berjalan tertib dan dipantau oleh Inspektorat serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Fahmid, Koordinator Lapangan Desa Lalombi, menyampaikan bahwa Bupati telah memberikan arahan jelas terkait langkah penyelesaian masalah tersebut.

“Bupati menyarankan agar kita menunggu sekitar 17 hari sesuai ketentuan regulasi untuk melihat adanya itikad baik dari Kepala Desa Lalombi. Apabila dalam kurun waktu tersebut tidak ada tindak lanjut yang memuaskan, maka kasus ini akan dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH),” ungkap Fahmid.

Masyarakat menuntut adanya proses pemberhentian Kepala Desa Lalombi melalui Rapat Pleno antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa. Fahmid menjelaskan bahwa rapat tersebut diperlukan untuk membahas temuan-temuan, baik dari hasil pemeriksaan Inspektorat maupun hal-hal lain yang diketahui oleh BPD dan masyarakat.

“Terkait hasil pertemuan dengan Bupati, saat ini masyarakat merasa puas dengan penjelasan yang disampaikan langsung oleh beliau, dengan didampingi Inspektorat dan Dinas PMD,” tambahnya.

Fahmid menyampaikan bahwa tuntutan pemberhentian muncul karena komunikasi antara masyarakat dan Pemerintah Desa dinilai sudah tidak harmonis. Terdapat keluhan terkait pelayanan publik, sementara masyarakat menilai Kepala Desa tidak menunjukkan itikad baik dan justru menutupi kesalahan yang terjadi.

“Sikap kepemimpinan saat ini sudah tidak dirasakan tepat. Kepala Desa seakan tidak merasa bersalah dan menutupi hal yang seharusnya diperbaiki. Masyarakat terbelah menjadi dua kubu, ada yang mendukung karena memiliki kepentingan tertentu, dan ada yang menginginkan perubahan demi kepentingan bersama,” jelasnya.

“Kami tidak mendukung kejahatan. Kami ingin pemimpin yang hadir, amanah, dan bertanggung jawab atas kesejahteraan warga,” tegas Fahmid.

Puluhan warga yang datang menggunakan tiga unit kendaraan tersebut menyatakan akan menunggu proses sesuai arahan Bupati. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada perubahan yang berarti, masyarakat berharap prosedur hukum dan administratif dapat segera dijalankan demi kepastian penyelesaian masalah di Desa Lalombi.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *