Palu–Guangzhou Terhubung Langsung, China Southern Airlines Resmi Buka Penerbangan Perdana

Berita65 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id — Konektivitas internasional Sulawesi Tengah semakin kokoh. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menyambut resmi kedatangan penerbangan perdana rute Guangzhou–Palu yang dioperasikan oleh maskapai China Southern Airlines, di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Selasa (11/8/2026). Kedatangan pesawat disambut dengan tradisi salut air (water salute) sebagai tanda resmi dibukanya jalur penerbangan langsung antara Palu dan Guangzhou.

Wakil Gubernur menyampaikan bahwa terwujudnya penerbangan langsung ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan yang telah dirintis sejak tahun 2025 oleh Gubernur Sulawesi Tengah.

“Sejak tahun 2025, Bapak Gubernur telah berupaya agar Bandara Internasional ini memiliki penerbangan langsung ke Tiongkok. Alhamdulillah, hari ini China Southern Airlines resmi membuka rute Guangzhou–Palu dan sebaliknya,” ujar Wagub Reny.

Konektivitas langsung ini tidak sekadar mempermudah perjalanan masyarakat, melainkan membuka pintu luas bagi pengembangan perdagangan, investasi, pariwisata, dan berbagai aktivitas ekonomi antara Sulawesi Tengah dan Tiongkok. Dulu, perjalanan menuju Guangzhou harus menempuh transit di Jakarta dan bahkan sering kali harus menginap. Kini, perjalanan dapat dilakukan secara langsung dari Palu, jauh lebih cepat dan efisien.

Penerbangan perdana mencatat antusiasme yang sangat tinggi. Dari sekitar 200 kursi yang tersedia, sebanyak 176 kursi telah terisi. Tingginya minat ini menjadi modal berharga untuk menjaga keberlanjutan rute tersebut.

Wakil Gubernur menyampaikan bahwa pada September 2026, frekuensi penerbangan direncanakan akan ditingkatkan menjadi dua kali dalam seminggu. Pemerintah Provinsi juga terus mendorong pengembangan konektivitas penerbangan dari berbagai daerah menuju Palu guna memperkuat peran bandara ini sebagai pusat penghubung kawasan.

“Promosi ini jangan berhenti di sini. Mari kita bersama-sama, melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, terus mempromosikan penerbangan ini agar terus penuh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih jauh, Wagub Reny menegaskan bahwa keberadaan penerbangan internasional adalah langkah strategis agar Sulawesi Tengah semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, melainkan juga di kancah dunia.

“Jika ingin dikenal dunia, kita harus memiliki bandara dan penerbangan internasional. Ini membuka jalan bagi kemajuan perdagangan, ekonomi, pariwisata, serta hubungan kerja sama kita dengan negara lain,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi berharap kerja sama dan konektivitas ini berjalan berkesinambungan, diiringi peningkatan frekuensi penerbangan serta pengembangan infrastruktur Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri secara bertahap.

“Kita berharap rute ini berjalan konsisten, frekuensi terus bertambah, dan bandara kita semakin berkembang. Ini adalah wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar daerah terus melangkah maju,” pungkas Wagub Reny.

Turut hadir dalam penyambutan General Manager China Southern Airlines, Wang Hongxiong, Kepala Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Prasetiyohadi, S.T., S.H., M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *