Ketua ARDB Mendesak UPP Pantoloan Segera Berpindah ke Donggala: Agar Hasil Pengelolaan Pelabuhan Dirasakan Masyarakat Setempat

Berita, Donggala8 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Ketua Aliansi Rakyat Demokrasi Bersatu (ARDB) Donggala, H. Marwan H. Arsad, secara tegas mendesak agar Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) yang saat ini masih berkedudukan di Pantoloan segera dipindahkan ke Kabupaten Donggala, sehingga pengelolaan Pelabuhan Donggala dapat dilakukan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Donggala.

H. Marwan menegaskan, tidak ada jalan lain selain pemindahan UPP ke Donggala. Menurutnya, situasi saat ini belum mencerminkan keadilan bagi masyarakat Donggala.

“Kapal-kapal sudah bersandar di pelabuhan kita, namun hasil pengelolaannya justru belum sepenuhnya dinikmati oleh Pemerintah Kabupaten Donggala, melainkan masih dikelola dari daerah lain. Ini tidak adil,” tegas Marwan.

Selama UPP masih berkedudukan di Pantoloan, pendapatan dari jasa pelabuhan belum sepenuhnya masuk ke kas daerah Kabupaten Donggala. Padahal keberadaan pelabuhan ini lahir dari perjuangan panjang dan hibah tanah yang diserahkan oleh masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

Dalam waktu dekat, ARDB berencana mengumpulkan seluruh pihak terkait untuk menelusuri kembali dokumen-dokumen sejarah pendirian pelabuhan, termasuk dokumen yang telah disusun oleh “Tim Sembilan”. Marwan menyebutkan bahwa dari tim tersebut, dua orang — H. Ilham Kawaru dan mantan Kadis Perhubungan Donggala Tambrin Samauna — telah berpulang ke rahmatullah, namun perjuangan dan dokumen yang ditinggalkan tetap menjadi bukti sahih.

ARDB juga akan menggandeng dan meminta dukungan kepada Bupati Donggala, Ketua DPRD Donggala, serta mantan Bupati Donggala, H. Kasman Lassa. Keterlibatan mantan Bupati ini dinilai sangat penting karena beliau merupakan tokoh yang berperan besar dalam menghibahkan tanah dan memperjuangkan berdirinya Pelabuhan Penumpang Donggala.

“Kami mendesak proses penertiban status UPP Donggala segera diselesaikan. Dengan berdirinya UPP secara mandiri di Donggala, diharapkan pengelolaan pelabuhan sepenuhnya berada di bawah kendali Pemerintah Kabupaten Donggala. Hasil Pendapatan Asli Daerah dari pelabuhan pun akan langsung dirasakan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Donggala,” pungkas Marwan dengan tegas.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *