HUT PGRI ke-80, Gubernur Anwar Hafid: “Tanpa Guru, Sulteng Tak Akan Maju”

Berita81 Dilihat

Morowali, Majalahsinergitas.id – Ribuan guru dari seluruh Sulawesi Tengah (Sulteng) memadati Anjungan Pantai Matano, Morowali, Sabtu (6/12), untuk merayakan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025. Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru atas dedikasi mereka dalam memajukan daerah.

Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas,” perayaan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kolaborasi antara pemerintah, PGRI, dan para pendidik.

“Tanpa guru, Sulawesi Tengah tidak akan maju seperti sekarang. Masa depan anak-anak Sulteng ada di tangan kalian,” tegas Gubernur Anwar Hafid.

Gubernur meminta PGRI untuk menyusun rekomendasi resmi sebagai dasar kebijakan pendidikan daerah, terutama terkait perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan guru.

Selain itu, Gubernur Anwar Hafid memaparkan tantangan pendidikan di Sulteng, di mana rata-rata lama sekolah baru 9 tahun. Ia menegaskan pentingnya pendataan ketat terhadap kelanjutan pendidikan setiap anak dari SD hingga SMA.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah program strategis mulai tahun 2026, antara lain:

– PAUD dibiayai penuh pemerintah
– Wajib Belajar 13 Tahun (PAUD–SMA)
– Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten/kota
– Pemasangan internet di semua sekolah
– Program Berani Cerdas untuk peningkatan kompetensi guru

Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, S.Pd., M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dan mengajak guru untuk terus menjaga integritas serta membimbing siswa menjadi manusia beriman dan berakhlak.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Sulteng, Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *