Bupati Vera Buka Penguatan Kelembagaan Desa dan Optimalisasi Aplikasi E-HDW, Tekankan Penanganan Stunting Sebagai Investasi Masa Depan

Berita, Donggala44 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., didampingi Sekretaris Daerah Dr. H. Rustam Efendi, secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kelembagaan Desa dalam Rangka Penanganan Stunting dan Pengelolaan Aplikasi Electronic Human Development Worker (E-HDW) Kabupaten Donggala Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Kamis (23/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Vera menegaskan stunting bukan sekadar masalah pertumbuhan fisik anak, melainkan ancaman nyata terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi penerus daerah. Gangguan yang terjadi pada 1.000 hari pertama kehidupan berpotensi merusak perkembangan otak secara permanen, yang pada akhirnya akan menurunkan produktivitas dan daya saing Kabupaten Donggala di masa mendatang.

“Penurunan angka stunting bukan sekadar memenuhi target statistik, melainkan investasi kemanusiaan yang harus diwujudkan lewat gerakan bersama, bermula dari keluarga hingga ke tingkat desa,” tegasnya.

Oleh sebab itu, penguatan kelembagaan desa menjadi langkah krusial guna menyatukan peran Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, hingga Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam satu sistem kerja yang terpadu dan kokoh.

Bupati juga menekankan setiap upaya penanganan harus didasari data yang akurat. Melalui aplikasi E-HDW, pemerintah dapat memperoleh gambaran riil kondisi masyarakat, sehingga intervensi seperti pemberian makanan tambahan, pelayanan kesehatan, perbaikan sanitasi, penyediaan air bersih, serta pendidikan anak usia dini dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.

Aplikasi ini menjadi instrumen utama bagi KPM untuk mencatat, memantau, dan mengevaluasi lima layanan konvergensi stunting secara real-time: kesehatan ibu dan anak, konseling gizi terpadu, perlindungan sosial, sanitasi dan air bersih layak, serta pendampingan anak usia dini. Data yang dikumpulkan dari seluruh desa akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan prioritas anggaran pemerintah daerah.

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen memperkokoh komitmen dan kolaborasi. Dengan penguatan kelembagaan serta optimalisasi E-HDW, Pemkab Donggala optimis dapat menekan angka stunting secara signifikan menuju sasaran Zero Stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Budi Santosa, S.STP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dan kader dalam pengelolaan data yang valid, memantau kemajuan program, memberikan umpan balik, menjadi dasar perencanaan dan penganggaran, serta meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting.

Kegiatan diikuti 158 peserta yang merupakan Kader Pembangunan Manusia dan operator aplikasi E-HDW dari seluruh desa di Kabupaten Donggala. Turut hadir unsur Forkopimda serta perwakilan pemerintah desa.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *