Bawa Mushaf dan Info Pembangunan, Tim Safari Ramadan Sulteng Kunjungi Masjid Ghaizan Al-Ghazali

Berita46 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memulai rangkaian kegiatannya di Kota Palu pada malam ke-8 Ramadan, Rabu (25/2). Dikoordinir oleh Biro Administrasi Pimpinan (Biro Adpim), rombongan mengunjungi Masjid Ghaizan Al-Ghazali yang terletak di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Masjid Ghaizan Al-Ghazali sendiri merupakan salah satu rumah ibadah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat muslim di wilayah tersebut. Dibangun oleh PT. Baliem Indah Property dan diresmikan pada tahun 2020, masjid ini memiliki luas lahan 2.200 m² dengan desain yang memperhatikan efisiensi penggunaan air, di mana bekas air wudhu dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Adpim Eddy N. Lesnusa, S.Sos yang diwakili oleh Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Moh. Riyan, S.STP., M.Si, menyerahkan bingkisan Ramadan berupa mushaf Al-Qur’an kepada pengurus masjid. Selanjutnya, Moh. Riyan membacakan sambutan tertulis dari Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.

“Melalui Safari Ramadan, kami ingin memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan di tengah masyarakat,” ujar Moh. Riyan dalam sambutan tersebut. Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Safari Ramadan Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Upaya Meraih Sulawesi Tengah yang Berkah”, yang menjadi landasan untuk membangun Sulawesi Tengah dengan memperkuat sendi-sendi sosial dan spiritual.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah yang berkah adalah daerah yang masyarakatnya rukun, ekonominya tumbuh dengan keadilan, pemerintahannya amanah, serta kehidupan sosialnya dilandasi nilai-nilai agama dan moral. Dalam tempo setahun kepemimpinan dengan program andalan BERANI, provinsi ini berhasil mencatatkan sejumlah capaian pembangunan, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 72,24 menjadi 72,82, pertumbuhan ekonomi sebesar 7,79 persen, dan penurunan jumlah kemiskinan dari 11,77 persen menjadi 10,92 persen.

Capaian tersebut merupakan dampak dari dua program utama yaitu BERANI Sehat dan BERANI Cerdas. Melalui BERANI Cerdas, lebih dari 23 ribu mahasiswa Sulteng telah menerima manfaat beasiswa dengan anggaran lebih dari 80 miliar rupiah pada tahun 2025. Sementara itu, BERANI Sehat telah memberikan akses pengobatan gratis bagi lebih dari 135 ribu warga yang belum memiliki jaminan BPJS kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP Sulteng.

Moh. Riyan juga menegaskan komitmen Biro Adpim dalam mewujudkan visi Sulawesi Tengah sebagai wilayah pertanian dan industri yang maju dan berkelanjutan melalui pendekatan Nawa Cita (9) BERANI. Visi ini diwujudkan melalui empat pilar utama yaitu pro poor, pro job, pro growth, dan pro in fair men, dengan harapan dapat membawa provinsi ini menuju kemakmuran.

“Mari kita letakkan pondasi kebersamaan dan kerjasama dalam membangun Sulawesi Tengah melalui ibadah puasa Ramadan yang kita jalani,” ajaknya kepada jamaah yang hadir. Kegiatan safari juga diisi dengan tausiyah oleh Ust. Abjan Jauhar tentang keutamaan makan sahur dalam ibadah puasa Ramadan.

Safari Ramadan merupakan agenda tetap pemerintah provinsi setiap tahunnya, yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga momentum bagi pemerintah untuk lebih dekat dengan masyarakat serta menyampaikan berbagai program dan kebijakan pembangunan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *