Anggota DPRD Donggala Geram, Kepala OPD Sering Manggkir, kirim perwakilan Kabid bahkan Kasi

Berita, Donggala23 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala dari Fraksi Partai Golkar, Bahtiar, menyuarakan kekecewaan mendalam terkait kedisiplinan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai sering tidak hadir dalam Rapat Paripurna.

Dalam kesempatannya, Kamis (9/4/2026), politisi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi II ini menegaskan, bahwa hampir setiap kali agenda paripurna digelar, Kepala Dinas atau Kepala Badan justru tidak hadir dan mewakilkan jajaran di bawahnya, bahkan hingga ke tingkat Kepala Seksi (Kasi).

“Saya sangat menyayangkan bahwasanya setiap kali dalam paripurna, pimpinan OPD selalu mewakilkan kepada Kepala Bidangnya, bahkan ada yang sampai Kepala Seksinya yang hadir mewakili. Ini tidak bisa dibiarkan terus menerus,” ujar Bahtiar dengan nada tegas.

Merespons fenomena tersebut, Bahtiar meminta perhatian langsung dari Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, untuk menindaklanjuti hal ini. Menurutnya, kehadiran pimpinan OPD sangat krusial mengingat rapat paripurna membahas hal-hal strategis yang membutuhkan keputusan dan tanggung jawab tingkat atas.

“Olehnya itu, saya berharap kepada Ibu Bupati Vera Elena Laruni, tolong ditegur pimpinan-pimpinan OPD yang hanya mewakilkan Kepala Bidang atau staf lainnya untuk hadir dalam paripurna. Kami ingin pimpinan OPD hadir langsung,” tegasnya.

Ia pun menekankan agar Bupati dapat memperhatikan aspirasi tersebut demi terciptanya tatacara yang tertib dan hormat antar lembaga.

Lebih jauh, Bahtiar menegaskan bahwa DPRD adalah lembaga yang diakui oleh negara, sehingga kedatangannya pun harus dihargai setara. Jika memang pimpinan OPD berhalangan hadir karena dinas luar atau sakit, maka standar penggantian pun harus tetap pada level yang pantas.

“Ini DPRD lembaga yang diakui oleh negara, jadi teman-teman OPD harus menghargai kami juga di sini. Kalau memang ada keperluan keluar kota dan tidak bisa hadir, minimal Sekretaris Dinas yang hadir, bukan Kepala Seksinya yang hadir di sini,” tandasnya.

Tidak hanya menyoroti eksekutif, Sekretaris Fraksi Golkar ini juga meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD untuk bersikap tegas terhadap sesama anggota dewan. Ia menyoroti masih banyaknya wakil rakyat yang datang terlambat, yang berakibat pada mundurnya waktu pelaksanaan rapat.

“Saya juga meminta kepada Ketua BK agar tegas menegur anggota DPRD yang sering lambat datang di saat rapat paripurna. Akibatnya, rapat paripurna sering sekali molor waktunya dan ini hampir tiap kali digelar,” ungkapnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh anggota dewan untuk lebih disiplin dan menaati aturan yang berlaku.

“Marilah kita sebagai wakil rakyat ini, sebelum jam rapat paripurna dimulai, kita semua sudah ada di kantor DPRD. Mari kita mulai perubahan dari diri sendiri,” pungkas Bahtiar.(alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *