Perkuat Sinergi dan Kompetensi, BI Sulteng Gelar Capacity Building Media “Jembatan Transformasi Data Ekonomi Publik”

Berita39 Dilihat

Ampana, Majalahsinergitas.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkokoh kemitraan strategis dengan insan pers melalui penyelenggaraan kegiatan Capacity Building Media Mitra. Acara ini dilaksanakan di Marina Cottage, Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Minggu (2/8/2026), sekaligus menjadi wujud nyata komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik dan mendorong dinamika ekonomi wilayah.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala KPwBI Sulawesi Tengah, Irfan Sukarna, dan dihadiri oleh para jurnalis mitra dari berbagai wilayah. Dalam rangka penguatan kapasitas dan wawasan jurnalistik, panitia menghadirkan dua narasumber berkompeten dari tingkat nasional, yaitu Mahandis Yoanata Thamrin (Managing Editor National Geographic Indonesia) serta Hariyanto (Kepala Divisi Seni dan Foto Harian Media Indonesia). Kehadiran para pakar ini diarahkan untuk memperkaya pemahaman peserta terkait peningkatan mutu konten, estetika visual, hingga prinsip akuntabilitas dan kredibilitas dalam penyajian informasi.

Dalam sambutannya, Irfan Sukarna menegaskan bahwa hubungan kelembagaan yang harmonis antara Bank Indonesia dan media massa merupakan prasyarat utama terbentuknya sistem komunikasi publik yang efektif dan terukur. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan yang mentransformasi data ekonomi menjadi informasi yang mudah dipahami, berimbang, dan mampu membangun optimisme kolektif masyarakat di tengah gejolak ketidakpastian ekonomi global.

“Kemitraan ini perlu terus dipelihara agar kami dapat memahami kebutuhan aktual mitra media, sekaligus memastikan informasi yang bersifat edukatif dan membangun dapat tersampaikan dengan utuh. Kami juga mengajak insan pers untuk senantiasa menjaga semangat optimisme dalam menyajikan fakta di tengah berbagai tantangan perekonomian,” ujar Irfan.

Secara kelembagaan, penyelenggaraan kegiatan di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una juga didesain sebagai instrumen penggerak ekonomi lokal. Irfan menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di luar ibu kota provinsi memiliki tujuan ganda: selain penguatan kapasitas sumber daya manusia, juga bertujuan untuk mempercepat perputaran uang di daerah serta memberikan dampak multiplier effect bagi sektor pariwisata, perhotelan, dan keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wadah penyatuan persepsi mengenai isu-isu strategis daerah. Sinergi yang terbangun diharapkan menciptakan pola pertukaran informasi yang profesional, transparan, dan tetap berpegang pada prinsip etika, serta membedakan dengan tegas antara informasi yang bersifat terbuka untuk publik dengan informasi yang bersifat internal atau terbatas.

“Kami menginginkan terjalinnya kolaborasi yang berlandaskan prinsip saling menghargai dan berbagi pengetahuan, tanpa melanggar batas kewenangan dan kebijakan informasi yang berlaku,” tegas Irfan.

Sebagai penutup, KPwBI Sulawesi Tengah menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan kualitas kerja sama dengan insan pers. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk ekosistem informasi yang sehat, akurat, dan berdaya guna, agar mendukung stabilitas serta kemajuan ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah secara berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *