Peringati HUT ke-74, Donggala Luncurkan Batik Rando’o Nagaya dan Layanan Call Center 112

Berita, Donggala60 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Pemerintah Kabupaten Donggala secara resmi menggelar syukuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten Donggala Tahun 2026, Rabu (12/8/2026). Peringatan yang mengusung tema “Sumber Daya Alam Terkelola, Ekonomi Bertambah, Donggala Bersinergi Makin Sejahtera” ini dirangkaikan dengan peluncuran Batik Rando’o Nagaya sebagai identitas dan kebanggaan daerah, sekaligus penetapan Call Center 112 sebagai layanan darurat terpadu masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tengah diwakili oleh Wakil Gubernur, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., yang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Donggala dan seluruh masyarakat. Menurutnya, peringatan hari jadi bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah, melainkan momen evaluasi pembangunan dan penguatan komitmen menghadapi tantangan ke depan.

“Berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Donggala harus terus dikembangkan secara optimal agar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama kemajuan daerah,” ujar Wagub Reny.

Wakil Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersamaan, semangat gotong royong, dan mendukung program pembangunan guna mewujudkan visi bersama: “Donggala Bangkit, Donggala Berjaya, Menuju Sulteng Nambaso yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., dalam arahannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-74 ini dilaksanakan secara sederhana. Hal itu bukan karena ketidakmampuan, melainkan sebagai pilihan kebijakan untuk memprioritaskan anggaran pada sektor yang langsung dirasakan masyarakat, terutama pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

“Kesederhanaan bukan berarti mengurangi makna perayaan. Di usia ke-74, Donggala tidak sedang mengurangi perayaan, tetapi sedang menambah kedewasaan,” tegas Bupati Vera.

Pada momen bersejarah tersebut, Bupati Donggala secara resmi meluncurkan dan menetapkan Batik Rando’o Nagaya sebagai identitas dan kebanggaan Kabupaten Donggala. Motif tersebut bukan sekadar corak hiasan, melainkan cerminan karakter masyarakat Donggala: sederhana namun bermakna, melambangkan kelembutan, harapan, serta nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat.

“Kekuatan daerah tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada budaya dan jati diri. Batik Rando’o Nagaya diharapkan menjadi pengingat tentang siapa kita dan apa yang harus kita jaga,” ujar Bupati.

Bupati Vera juga menyampaikan bahwa penyesuaian transfer ke daerah sebesar 24,8 persen turut memengaruhi ruang fiskal Kabupaten Donggala. Namun kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melambat, melainkan menjadi titik balik memperkuat kemandirian daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), perbaikan tata kelola, dan memastikan setiap program berdampak nyata.

Pemerintah daerah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan:

– Sektor Pariwisata: Didorong secara serius melalui pengembangan kawasan Tanjung Karang, Bone Oge, dan Labuana, dengan perbaikan akses, promosi, dan keterlibatan masyarakat lokal sebagai pelaku utama.
– Sektor Sumber Daya Manusia: Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) menjadi pintu masa depan bagi anak-anak Donggala. Pembangunan tidak cukup hanya dengan infrastruktur, melainkan harus dimulai dari manusianya.
– Sektor Ekonomi Riil: Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani telah dimulai, dan akan diperluas kepada nelayan, UMKM, serta pedagang kecil agar kesejahteraan dirasakan merata oleh seluruh masyarakat.

Dalam rangkaian acara tersebut juga di selenggarakan :

– Penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) motif Rando’o Nagaya, buku Donggala Kana Mavali, dan produk Kopi Napeto Donggala kepada Pemerintah Kabupaten Donggala.
– Pemberian Satyalancana Karya Satya masa bakti 10, 20, dan 30 tahun kepada 15 pegawai, serta penyerahan SK Pensiun kepada tiga purna bakti sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian.
– Pemberian apresiasi kepada BPMP Sulawesi Tengah atas dukungan pendampingan pendirian SNT, serta cenderamata kepada perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital atas kontribusi pembangunan daerah.

Turut hadir Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, Ketua DPRD Donggala Dr. Moh. Yasin Lataka, jajaran Forkopimda, mantan Bupati Donggala periode sebelumnya, serta pimpinan instansi dan lembaga terkait.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *