Donggala, Majalahsinergitas.id – Dalam upaya menekan angka stunting dan membantu masyarakat kurang mampu, Dinas Perikanan Kabupaten Donggala menyalurkan bantuan berupa ikan segar dan paket olahan perikanan kepada warga Desa Lumbu Lama, Kecamatan Banawa Selatan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan pemerintah hingga ke pelosok daerah.
Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assegaf, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan langsung Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, yang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) fokus memberikan pelayanan maksimal kepada keluarga rentan stunting dan masyarakat miskin ekstrem.
“Sesuai arahan Ibu Bupati, beliau menyampaikan kepada seluruh pimpinan OPD agar segera memberikan pelayanan terutama kepada keluarga risiko stunting dan juga masyarakat yang masuk kelompok miskin ekstrem,” ujar Ali Assegaf, Rabu (29/4/2026).
Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan serta Bappeda, Desa Lumbu Lama tercatat memiliki 195 Kepala Keluarga (KK) yang masuk dalam kategori risiko stunting dan miskin ekstrem. Karena itulah wilayah ini dipilih sebagai lokus penyaluran bantuan oleh Dinas Perikanan.
“Kebetulan Dinas Perikanan mengambil wilayah di Kecamatan Banawa Selatan, Desa Lumbu Lama. Berdasarkan data, terdapat 195 kepala keluarga berisiko stunting. Karenanya, kita coba menyalurkan bahan baku ikan segar dan paket olahan kepada mereka,” jelasnya.
Ali Assegaf mengakui bahwa menjangkau Desa Lumbu Lama bukanlah hal mudah. Wilayah ini memiliki tantangan geografis yang berat, setara dengan kondisi di Kecamatan Pinembani. Desa ini terletak di dataran tinggi dengan kondisi jalan yang sangat menantang dan terisolasi.
“Desa Lumbu Lama ini tantangannya luar biasa. Masyarakatnya berada di puncak dataran tinggi dengan kondisi jalan yang betul-betul menantang. Ini termasuk desa terpencil dan kurang tersentuh program, sehingga jarang ada pihak yang datang membawa bantuan,” ungkapnya.
Meskipun demikian, tim Dinas Perikanan berhasil menembus keterpencilan tersebut hingga sampai ke kantor desa yang berada di titik paling atas.
“Alhamdulillah kehadiran kita bisa sampai pada titik nol di kantor desa di atas Lumbu Lama. Semua dusun bisa kita tempuh dan kita sentuh,” tambahnya.
Diketahui, Desa Lumbu Lama terdiri dari 6 dusun yang letaknya saling berjauhan. Jarak antar dusun bisa mencapai hampir 5 kilometer dan harus melewati medan yang berbukit-bukit serta menanjak.
Kendati medan yang dilalui sangat berat, Ali Assegaf menegaskan bahwa hal tersebut adalah bagian dari tugas dan komitmen pelayanan publik. Keberhasilan menjangkau wilayah ini merupakan perwujudan dari keinginan kuat Bupati agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan.
“Berdasarkan demografi, tiap dusunnya berjauhan hampir 5 kilometer dan harus naik gunung dari satu dusun ke dusun yang lain. Jadi namanya kita pelayanan masyarakat, Alhamdulillah kita bisa sampai, karena itu merupakan keinginan dari Ibu Bupati agar rakyatnya terbantu,” pungkas Ali Assegaf.(Alir)
Jangkau Wilayah Terpencil, Dinas Perikanan Donggala Salurkan Bantuan Ikan Segar ke Desa Lumbu Lama












