Gubernur Anwar Hafid Komitmen Tekan Kemiskinan Donggala, Donggala Jadi Pilot Project Transformasi RTLH

Berita, Donggala61 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menegaskan bahwa transformasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi prioritas utama dalam upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Donggala. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Daerah antara Pemerintah Provinsi Sulteng dan Pemerintah Kabupaten Donggala di Ruangan Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Jum’at (27/2/2026).

Menurut Gubernur Anwar Hafid, kondisi rumah yang tidak layak huni menjadi salah satu penghambat utama dalam pengentasan kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah. “Kalau mau selesaikan kemiskinan, pertama perbaiki dulu rumahnya,” tegasnya dengan menekankan pentingnya kualitas tempat tinggal bagi kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat sebanyak 4.846 Keluarga Kosong (KK) kategori miskin ekstrem di Donggala yang perlu dientaskan. Gubernur menginstruksikan agar segera dilakukan proses verifikasi dan validasi (verval) untuk mengidentifikasi KK yang tinggal di RTLH, yang akan menjadi dasar intervensi program bedah rumah.

“Kita jadikan Donggala sebagai pilot project bagi kabupaten lain di Sulteng dalam transformasi RTLH menjadi Rumah Layak Huni. Ini yang harus kita kerjakan pertama untuk menyelesaikan kemiskinan,” jelasnya.

Selain fokus pada penanganan RTLH, Gubernur juga mendorong Pemerintah Kabupaten Donggala agar konsisten menggunakan DTSEN dalam perencanaan pembangunan. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap program yang dilaksanakan berjalan secara efektif dan efisien, serta dapat menjawab kebutuhan sebenarnya masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid juga menjelaskan bahwa program 9 BERANI Provinsi Sulteng siap untuk bersinkronisasi dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Donggala. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi sebagai supporting system yang akan mendukung segala upaya pembangunan di tingkat kabupaten.

“Kami datang dengan perangkat daerah supaya kami punya pemahaman mau dibawa ke mana Donggala ini sesuai maunya Ibu Bupati,” ucapnya, yang didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.

Sebagai wujud konkrit dukungan, Gubernur menyerahkan bantuan pangan berupa 25 ton beras secara simbolis kepada Bupati Donggala Vera Laruni, yang akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Rapat kerja ini juga dihadiri Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, seluruh Kepala Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten, serta unsur Forkompimda Donggala.(alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *