Disdikpora Donggala: Dayakan Tenaga Kerja Lokal dan Utamakan Belanja di Daerah pada Pelaksanaan Dana Revit

Berita, Donggala63 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menegaskan arahan penting pemanfaatan Dana Revitalisasi (Revit) sekolah agar tidak hanya memperbaiki sarana prasarana pendidikan, melainkan sekaligus menggerakkan roda ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2026).

Ansyar mengingatkan seluruh kepala sekolah penerima bantuan Dana Revit untuk mengutamakan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Saya selalu ingatkan para kepala sekolah penerima bantuan Revit untuk memanfaatkan tenaga kerja lokal. Jika memang tidak ada yang ahli, barulah mencari dari luar. Namun untuk pekerjaan kasar, silakan serap tenaga warga sebanyak mungkin, guna membuka peluang kerja di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Selain pemberdayaan tenaga kerja, Disdikpora juga mendorong kebijakan belanja bahan dan perlengkapan di pasar lokal. Ansyar menyampaikan bahwa pengadaan barang sebaiknya diprioritaskan di toko-toko yang ada di Kabupaten Donggala, dan pembelian ke luar daerah hanya dilakukan jika barang yang dibutuhkan tidak tersedia di daerah.

“Belanjalah bahan di Donggala jika tersedia, agar ekonomi daerah ikut berputar. Jika tidak ada, barulah mencari ke luar. Yang paling utama tetaplah kualitas, sehingga sekolah menjadi bangunan yang bagus, nyaman, dan aman bagi warga sekolah,” ujar Ansyar.

Untuk menjamin pengelolaan keuangan dan pelaksanaan pekerjaan yang besarannya cukup tinggi, Disdikpora juga meminta pembentukan Tim Pengelolaan Pengawasan Penyelenggaraan Pekerjaan (P2SP) di setiap sekolah penerima bantuan. Langkah ini diambil agar dana dikelola secara tertib, transparan, dan tepat sasaran, serta mencegah penyimpangan yang dapat mengganggu pencapaian tujuan program.

“Pekerjaan Dana Revit nilainya besar. Jika tidak dikelola dengan baik, justru bisa menjadi bumerang dan tujuan program tidak tercapai. Kami menginginkan sekolah-sekolah di Kabupaten Donggala benar-benar tertata baik dan bermanfaat bagi semua,” pungkas Ansyar.

Program Dana Revit sendiri bertujuan memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Kabupaten Donggala. Melalui kebijakan pemberdayaan tenaga kerja lokal dan belanja di daerah, program ini diharapkan memberikan dampak ganda: kualitas pendidikan meningkat sekaligus perekonomian masyarakat ikut tumbuh.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *