Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis Donggala Capai 32,8%, Dinkes Optimis Lampaui Target Nasional 2026

Berita, Donggala60 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala terus mempercepat pelaksanaan Program Nasional Pemeriksaan Kesehatan Gratis secara menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat. Hingga pertengahan Agustus 2026, capaian program telah mencapai 32,8 persen, atau sekitar 12 persen lagi untuk memenuhi target tahunan sebesar 46 persen.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Aprina Lingkeh, S.K.M., dalam keterangan pers pada Rabu (5/8/2026).

Program ini telah berjalan selama kurang lebih dua tahun dengan cakupan sasaran yang luas, meliputi seluruh penduduk berusia di atas 2 tahun hingga usia lanjut. Pemeriksaan dilaksanakan secara gratis dan menyeluruh, mencakup pemeriksaan perorangan, kelompok, maupun masyarakat secara umum. Secara operasional, kegiatan dilaksanakan di 18 Puskesmas dan sejumlah satuan pendidikan yang tersebar di 16 Kecamatan se-Kabupaten Donggala.

“Harapan kami, seluruh sasaran di Kabupaten Donggala dapat terlayani pemeriksaan kesehatan secara bebas biaya. Semua penduduk berusia di atas dua tahun hingga usia lanjut seharusnya telah terdata dan diperiksa,” ujar Aprina.

Dukungan pelaksanaan program telah terpenuhi dengan hadirnya peralatan pemeriksaan kesehatan (HB) yang dikirimkan langsung oleh Kementerian Kesehatan. Seluruh perangkat telah didistribusikan dan mulai digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan guna menjamin kualitas dan akurasi hasil pemeriksaan sesuai standar nasional.

Dengan laju capaian yang terus meningkat serta ketersediaan sarana yang memadai, Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala menyatakan keyakinan penuh bahwa target yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar 46 persen pada akhir tahun 2026 tidak hanya akan tercapai, melainkan berpotensi dilampaui.

“Kami sangat optimis, capaian target nasional tahun 2026 ini dapat kami penuhi bahkan kemungkinan besar kami akan melampauinya,” pungkas Aprina dengan penuh keyakinan.

Keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam peta kesehatan masyarakat Donggala, memungkinkan deteksi dini faktor risiko penyakit, serta menjadi dasar kebijakan peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *