Wagub Sulteng Geram! Minta Kabupaten dengan Prevalensi Stunting Tinggi Segera Bertindak

Berita84 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memimpin rapat evaluasi percepatan penurunan stunting dengan nada tegas. Rapat virtual yang diikuti oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Sulteng pada Senin (03/11) ini menyoroti perlunya tindakan nyata untuk menurunkan angka stunting.

Wagub Reny menegaskan bahwa penurunan stunting adalah prioritas strategis pemerintah daerah dan membutuhkan langkah bersama lintas sektor. “Stunting bukan sekadar isu kesehatan. Ini menyangkut masa depan generasi Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Ia memaparkan enam pilar strategi penurunan stunting 2025–2029, mulai dari komitmen politik hingga pemantauan dan evaluasi. Namun, Wagub Reny secara khusus menyoroti Kabupaten Donggala (15,9%) dan Banggai Laut (14,1%) yang masih memiliki prevalensi stunting tertinggi per Oktober 2025.

“Kabupaten yang prevalensinya masih tinggi harus segera melakukan intervensi. Tidak cukup hanya memantau angka, tetapi harus ada tindakan cepat dan terukur,” pintanya dengan nada serius.

Mengingat efisiensi anggaran dari pusat di tahun mendatang, Wagub menekankan pentingnya program penanganan stunting yang tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat. Ia meminta Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk menyiapkan strategi realistis dan memperbanyak koordinasi dengan kepala puskesmas.

“Jangan hanya fokus menurunkan angka statistik. Yang ingin kita lihat adalah perubahan nyata di masyarakat,” tambahnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Wayan Apriani, SKM., M.Epid., senada dengan Wagub, menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan puskesmas.

Menutup rapat, Wagub menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk mempertahankan capaian yang sudah diraih serta mempercepat intervensi di daerah yang prevalensinya masih tinggi. Ia memastikan akan kembali melakukan evaluasi pada bulan Desember untuk melihat progres penanganan di masing-masing daerah. Ketegasan Wagub ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah Sulawesi Tengah dalam memerangi stunting demi generasi yang lebih sehat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *