Wagub Sulteng Ultimatum! Minta Semua Daerah Dirikan Sekolah Rakyat: “Jangan Sampai Ketinggalan “

Berita48 Dilihat

Palu, Majalahsinergitaa.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, menunjukkan ketegasannya dalam mendorong program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta semua pemerintah kabupaten/kota di Sulteng untuk segera ambil bagian dalam program ini sebagai strategi ampuh memutus mata rantai kemiskinan.

Saat membuka Rakor Penyelarasan Program Sekolah Rakyat (SR) dan Pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Hotel Swissbell, Kamis (20/11), Wagub Reny menyampaikan kekecewaannya jika ada daerah yang melewatkan kesempatan emas ini. “Mari kita berbondong-bondong mengambil program sekolah rakyat! Jangan sampai ketinggalan!” serunya dengan nada bersemangat.

Wagub Reny menjelaskan bahwa program SR dibiayai penuh oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk segera merintis SR di wilayahnya dengan mengerahkan semua perangkat daerah untuk berkolaborasi dalam melengkapi persyaratan.

“Segala administrasi mempersiapkan ini (Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso) hanya selama 3 hari. Saya menyusunnya bersama dinas sosial, BPN, dan OPD teknis,” tuturnya, menceritakan pengalamannya saat gerak cepat ‘menjemput bola’ program SR dari pemerintah pusat.

Wagub Reny juga bersyukur karena hingga saat ini tidak ada satu pun siswa-siswi SR yang mengeluh ingin pulang ke rumah selama mengikuti pendidikan. Mereka merasa senang karena selain mengenyam pendidikan, mereka juga diasramakan, diberikan seragam lengkap, ditanggung makan minumnya, dan diobati jika ada yang sakit.

“Alhamdulillah, tidak ada anak-anak kita yang minta pulang,” ujarnya penuh syukur karena siswa-siswi SR merasa betah dan sudah menganggap SR seperti ‘rumah kedua’ mereka untuk belajar dan bersosialisasi.

Terkait penerapan DTSEN, Wagub Reny berharap agar dijadikan instrumen penting yang akurat dalam mengidentifikasi rumah tangga miskin, potensi lokal, dan tantangan di setiap wilayah. Hal ini penting dalam penentuan sasaran dan kurikulum SR, serta memastikan bahwa pendidikan dan pendampingan yang diberikan selaras dengan kondisi sosial ekonomi daerah.

“Sekolah rakyat ini adalah niat yang tulus dari pak presiden, jadi harus kita dukung,” imbuhnya.

Dengan semangat yang membara, Wagub Reny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program Sekolah Rakyat sebagai upaya nyata dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Tengah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *