Wagub Reny Tegaskan Clean and Good Governance Sebagai Fondasi Utama Tata Kelola Pemerintahan Sulteng

Berita3 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan penerapan prinsip pemerintahan yang bersih dan baik atau clean and good governance harus menjadi landasan utama seluruh penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemprov Sulawesi Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan dengan tema “Sinergi Pengawasan dalam Rangka Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah” di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin (13/7/2026).

Dalam arahannya, Wagub Reny mengajak seluruh kepala perangkat daerah menjadikan forum ini sebagai ruang dialog terbuka untuk mengonsultasikan setiap permasalahan tata kelola sejak dini. Hal ini dipandang penting sebagai langkah pencegahan agar persoalan tidak berkembang menjadi masalah hukum di masa mendatang.

“Silakan tanyakan jika ada hal yang masih meragukan. Saat ini kita harus jauh lebih berhati-hati. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Prinsip pencegahan harus menjadi budaya dalam menjalankan pemerintahan,” tegasnya.

Ia menegaskan komitmen bersama Gubernur Anwar Hafid adalah mewujudkan pemerintahan yang bersih terlebih dahulu sebelum mencapai pemerintahan yang baik. Integritas disebutnya sebagai pondasi utama birokrasi yang profesional, akuntabel, dan mendapat kepercayaan masyarakat.

“Kita ingin menjalankan roda pemerintahan yang bersih terlebih dahulu, baru kemudian menjadi pemerintahan yang baik. Tidak bisa hanya baik namun tidak bersih. Karena itulah yang kita bangun: clean and good governance,” ujar Wagub Reny.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara untuk senantiasa menjaga integritas berawal dari niat saat menerima amanah jabatan. Segala godaan dalam birokrasi hanya dapat dilawan dengan komitmen moral yang kuat serta kejujuran dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Jika kita sudah bersih, insya Allah kita akan menjadi baik. Semuanya bermula dari niat. Jangan sampai saat diberi amanah jabatan justru muncul kepentingan pribadi. Mari kita tetap berada di jalan yang benar agar setiap langkah pengabdian kita mendapat keberkahan Allah SWT,” pesannya.

Melalui rapat ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan, memperkuat sistem pengawasan internal, serta membangun budaya kerja berintegritas demi terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan, dan bebas korupsi.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. Dra. Novalina, M.M., Inspektur Provinsi Drs. Fahrudin Yambas, M.Si., Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulteng La Ode Abdul Sofyan, serta seluruh kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Sulteng. Kegiatan juga diikuti secara daring oleh Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui sambungan video konferensi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *