Wagub Reny Lamadjido Terima Kunjungan FKUB, Kerukunan Umat Beragama Jadi Sorotan Utama

Berita56 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menyambut hangat silaturahmi dari Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Senin (17/11/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh-tokoh agama dalam menjaga kerukunan di Bumi Tadulako.

Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., memimpin langsung audiensi tersebut. Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis terkait keberagaman beragama serta evaluasi kegiatan FKUB sepanjang tahun 2025.

Prof. Zainal menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap program-program FKUB, termasuk inisiatif “Berani Berkah” yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan keagamaan. Ia juga menyoroti kehadiran Wagub Reny dalam peresmian Vihara Karuna Dipa sebagai simbol nyata toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan keyakinan.

“Kehadiran Ibu Wagub di Vihara Karuna Dipa adalah bukti bahwa Sulawesi Tengah adalah rumah bagi semua umat beragama. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk kita jaga bersama,” ujar Prof. Zainal.

Tak hanya itu, Prof. Zainal juga menyampaikan undangan resmi kepada Wagub Reny untuk menghadiri kegiatan Pusat Kerukunan Beragama yang akan diselenggarakan pada 21–22 November 2025 di Hotel The Grand Sya. Acara ramah tamah yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama.

Menanggapi undangan tersebut, Wagub Reny menyatakan kesediaannya untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang bertujuan memajukan kerukunan di Sulawesi Tengah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen penuh untuk menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama.

“Saya sangat senang bisa bertemu kembali dengan sahabat-sahabat lama dari etnis Tionghoa saat peresmian vihara. Ini adalah bukti bahwa persaudaraan di Sulawesi Tengah tidak mengenal batas agama maupun etnis,” kata Wagub Reny.

Pertemuan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, FKUB, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan Sulawesi Tengah yang aman, damai, dan sejahtera. Turut hadir dalam audiensi tersebut para pengurus FKUB Sulawesi Tengah serta Kasubag Dokumentasi Pimpinan, Muhammad Arfan SE.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *