Wagub Reny Gebrak PATRICS 2025: “Dokter Umum, Ayo Ambil Spesialis! Berani Cerdas Siap Biayai”

Berita79 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memberikan angin segar bagi dunia kesehatan Sulteng dengan mendorong para dokter umum untuk melanjutkan pendidikan spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas. Ajakan ini disampaikan dengan penuh semangat saat menutup Palu Pediatric Symposium (PATRICS) ke-2 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Tengah, di Hotel Santika Palu, Minggu (16/11).

Wagub Reny menyoroti kebutuhan mendesak akan dokter spesialis di seluruh pelosok Sulawesi Tengah. Ia mengungkapkan bahwa banyak rumah sakit, terutama kelas C, yang belum mampu memberikan pelayanan optimal karena kekurangan tenaga ahli.

“Kami ingin jumlah dokter spesialis bertambah di semua kabupaten. Silakan mendaftar, UKT (Uang Kuliah Tunggal) akan kami biayai melalui Berani Cerdas,” tegasnya. Ia mencontohkan kebutuhan akan dokter patologi klinik yang masih jauh dari ideal.

Kabar baiknya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka pintu lebar bagi para dokter umum yang ingin meraih gelar spesialis, subspesialis, atau bahkan fellowship. Tak hanya itu, tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan Strata 2 (S2) juga berkesempatan mendapatkan beasiswa. Seluruh proses pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui aplikasi Berani Cerdas mulai tahun 2026.

“UKT akan kami biayai sampai selesai, dan tidak ada batasan usia bagi peserta S2, kecuali aturan masuk universitas tertentu,” imbuh Wagub Reny.

Selain fokus pada peningkatan kompetensi tenaga medis, Wagub Reny juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memfasilitasi berbagai kegiatan berskala nasional di Kota Palu, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan ilmu dan keterampilan tenaga kesehatan.

“Kalau ada event nasional, saya siap memfasilitasi agar bisa terlaksana di Kota Palu. Kita dorong semua bidang spesialisasi untuk melakukan kegiatan di sini,” ujarnya.

Wagub juga mengingatkan kembali tentang Program Berani Sehat, layanan kesehatan gratis yang dapat diakses dengan hanya menunjukkan KTP Sulawesi Tengah. Program ini hadir sebagai solusi bagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena tidak memiliki jaminan kesehatan atau BPJS nonaktif.

Menutup PATRICS ke-2 Tahun 2025, Wagub Reny menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IDAI Sulteng dan seluruh tenaga medis yang hadir. Ia mengungkapkan kedekatannya dengan komunitas dokter anak. “Saya selalu bersama teman-teman IDAI. IDAI selalu di hatiku,” ungkapnya, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

PATRICS 2025 yang berlangsung selama dua hari (15–16 November 2025) dengan tema “Nurturing Future Generations: Integrating Nutrition and Child Development in Primary Care” diikuti oleh ratusan tenaga medis dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dokter spesialis, dokter umum, bidan, dan perawat dari Kota Palu dan berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah.

Acara ini ditutup dengan komitmen untuk mempererat kolaborasi, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, dan memperkuat layanan kesehatan demi mewujudkan masa depan generasi Sulawesi Tengah yang lebih sehat dan berkualitas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *