Donggala, Majalahsinergitas.id – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menargetkan lonjakan prestasi dunia pendidikan di daerahnya. Di tahun 2026 ini, ia berjanji membawa banyak inovasi dan terobosan baru demi meningkatkan kualitas layanan dan kinerja guru serta sekolah.
Hal tersebut disampaikan Ansyar Sutiadi dalam wawancara, Jumat (17/4/2026). Ia mengawali penjelasannya dengan memaparkan capaian membanggakan yang baru saja diraih.
“Alhamdulillah, Standar Pelayanan Minimum (SPM) kita di bawah kepemimpinan Ibu Bupati Vera dan Wabup Taufik M Burhan, tadinya di posisi 13 sekarang sudah naik ke posisi 8. Naik 5 peringkat. Tahun ini target saya keras, harus naik lagi, kalau bisa sampai masuk 3 besar,” ujar Ansyar penuh semangat.
Untuk mewujudkan target tersebut, Ansyar tidak bekerja sendiri. Ia menjalin kerjasama yang sangat baik dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Guru Tenaga Kepegawaian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“Dengan kekuatan anggaran yang ada, kita fokus tembak ke kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan pendidikan. Saya punya hubungan yang baik dengan mereka, jadi kita sama-sama kerjakan untuk kemajuan Donggala,” tambahnya.
Ada sejumlah indikator utama yang sedang dibenahi, mulai dari literasi, numerasi, iklim keamanan sekolah, kebhinekaan, hingga penanganan angka tidak sekolah dan putus sekolah.
Menyadari wilayah Donggala yang luas dan menjangkau jauh berbeda dengan daerah perkotaan, Ansyar menerapkan metode kerja baru.
“Tantangannya berbeda jauh. Kalau di kota mungkin 10 menit keliling sekolah, di sini jauh. Maka ke depan, saya rencanakan akan berkantor 2 sampai 3 hari di setiap kecamatan. Tujuannya supaya bisa menyelesaikan masalah langsung di lokasi, tidak perlu warga atau guru yang jauh-jauh datang ke kantor,” jelasnya.
Langkah modernisasi juga segera digulirkan. Dalam waktu dekat, Disdikpora akan meluncurkan Digitalisasi Administrasi Kepegawaian.
“Nanti urusan kenaikan pangkat, mutasi, atau kenaikan gaji berkala cukup lewat sistem online. Warga dari Sojol atau Riopakawa tidak perlu capek-capek datang ke dinas lagi. Cukup dari desa sudah bisa diurus,” tegasnya.
Salah satu gebrakan paling menarik yang akan diluncurkan tepat pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei nanti di Kecamatan Dampelas adalah pemberian penghargaan istimewa.
“Kita akan beri penghargaan kepada Kepala Sekolah terbaik SD dan SMP. Kalau yang Islam, kita berangkatkan Umroh. Kalau yang Katolik, kita antar ke Vatikan. Sesuai rumah suci masing-masing. Ini bentuk apresiasi kita,” ungkap Ansyar.
Selain itu, guru-guru berprestasi tingkat nasional juga akan mendapatkan penghargaan khusus berupa plakat yang akan diserahkan langsung oleh Bupati Vera Elena Laruni.
Tidak berhenti di situ, Disdikpora juga sedang mematangkan kerjasama strategis dengan Google Indonesia. Rencananya, sekolah-sekolah di Donggala akan menjadi sekolah referensi yang menggunakan fitur-fitur belajar digital canggih buatan Google.
“Sekarang porosnya sudah digital. Kita tidak bekerja hanya sekadar administratif, tapi harus berdampak nyata. Saya ajak semua pihak gerak cepat, tinggalkan cara kerja lama yang tidak karuan, dan bangkitkan pendidikan Donggala menjadi lebih baik,” pungkasnya.(alir)
Target Masuk 3 Besar, Kadis Ansyar Luncurkan Banyak Gebrakan Pendidikan Donggala












