Sulteng Terima Estafet FORNAS IX: Wapres Gibran Tutup FORNAS VIII dengan Semangat Kebersamaan

Berita68 Dilihat

Mataram, Majalahsinergitas.id – Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 resmi ditutup oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam seremoni meriah di eks Bandara Selaparang, Mataram, Jumat malam (1/8/2025). Sulawesi Tengah siap melanjutkan estafet sebagai tuan rumah FORNAS IX pada tahun 2027.

Penutupan ditandai dengan pemukulan gendang blek, simbol semangat kebersamaan dan sportivitas yang mewarnai FORNAS sejak dibuka pada 26 Juli 2025.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, hadir dalam acara tersebut, menandai dimulainya persiapan Sulteng sebagai tuan rumah FORNAS IX.

Dalam sambutannya, Wapres Gibran menekankan pentingnya menjaga kebhinekaan dan persatuan. Ia menyebut FORNAS sebagai ajang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah.

“Kalah dan menang itu biasa. Yang terpenting adalah semua peserta bisa bergembira, saling bertemu, dan menjalin kebersamaan. Ini sejalan dengan tema FORNAS tahun ini Kalah Menang Semua Senang,” ujarnya.

Gibran juga mengapresiasi partisipasi lintas generasi dalam FORNAS, menyoroti peserta lanjut usia yang menjadi panutan bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa FORNAS membawa dampak positif bagi ekonomi daerah tuan rumah, dengan perputaran ekonomi yang signifikan di NTB.

“Dampaknya terasa di sektor penerbangan, akomodasi, konsumsi, hingga UMKM lokal. Tapi yang lebih penting lagi, FORNAS menjadi ajang perekat bangsa dan warisan budaya yang harus dijaga,” imbuhnya.

Ia berharap FORNAS IX di Sulawesi Tengah nantinya akan semakin meriah, lancar, dan membawa dampak yang lebih besar.

Turut hadir sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur NTB Dr.H.Lalu Muhamad Iqbal,S.IP,M.Si, Ketua Umum KORMI Nasional Adil Hakim, dan perwakilan organisasi olahraga masyarakat dari seluruh provinsi.

FORNAS VIII telah memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Indonesia, menegaskan bahwa di atas capaian medali, ada nilai yang lebih luhur, yaitu rasa senang dan solidaritas sebagai bangsa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed