Sulteng Gandeng Tiongkok: Peluang Emas Pendidikan Bahasa Mandarin dan Vokasi untuk Industri

Berita129 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Kabar gembira bagi dunia pendidikan dan industri di Sulawesi Tengah! Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan sejumlah universitas vokasi terkemuka dari Tiongkok. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah peningkatan pendidikan bahasa Mandarin dan pelatihan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di berbagai kawasan industri yang berkembang pesat di Sulawesi Tengah.

Dalam pertemuan hangat yang berlangsung di ruang kerjanya pada Senin (17/11), Wagub dr. Reny menerima delegasi dari dua universitas vokasi asal Tiongkok. Beliau menekankan bahwa kemampuan berbahasa Mandarin kini menjadi kompetensi krusial, terutama di kawasan industri Morowali, Morowali Utara, dan Banggai. Hal ini mengingat sebagian besar peralatan dan teknologi yang digunakan di industri-industri tersebut berasal dari Tiongkok.

“Kami sangat antusias dengan kerja sama ini, terutama dalam memperkuat pendidikan bahasa Mandarin. Di kawasan industri kita, banyak tenaga kerja yang sangat membutuhkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin. Oleh karena itu, kerja sama ini sangat penting dan wajib kita dorong bersama,” tegas Wagub dr. Reny.

Namun, Wagub dr. Reny juga menekankan pentingnya kejelasan mengenai model pembiayaan program ini. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sedang dalam proses efisiensi anggaran untuk tahun 2025–2026, sehingga alokasi anggaran harus dipertimbangkan dengan cermat.

“Kami perlu memahami detail mengenai model anggarannya. Jika pendanaan berasal dari kita, tentu akan kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Akan lebih efisien jika para dosen atau pengajar dari Tiongkok dapat langsung datang ke Sulawesi Tengah, daripada mengirim banyak peserta pelatihan ke Tiongkok yang biayanya jauh lebih besar,” jelasnya.

Mr. Liang Chimin, Specially Appointed Expert Dean dari Shandong Vocational University of Foreign Affairs (SVUFA) yang juga menjabat sebagai Presiden pertama China-Zambia Vocational and Technical College, memimpin delegasi universitas vokasi Tiongkok. Beliau menyatakan bahwa Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk pengembangan pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Didampingi oleh Mr. Sun Chenwu, Mr. Tong Chunlin, Mr. Yu Zhuo, Mr. Xie Jilong, dan Mr. Hu Jiangchuan, Mr. Liang memaparkan empat agenda utama kunjungan mereka: pelatihan bahasa Mandarin yang bekerja sama dengan Yayasan Cahaya Ilmu Kreatif, kolaborasi akademik dan vokasi dengan Universitas Tadulako, penguatan komunikasi dan rencana kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta pengembangan pelatihan vokasi industri untuk meningkatkan kompetensi karyawan dan tenaga kerja lokal.

SVUFA dan Harbin Vocational and Technical University (HUST) adalah dua dari 100 institusi yang berminat untuk menjalin kerja sama dengan Sulawesi Tengah. “Kami siap memberikan pelatihan keterampilan, pelatihan bahasa, dan berbagai program vokasi lainnya. Kami dapat mengirim tenaga pengajar langsung ke Palu untuk menekan biaya. Jika bekerja sama dengan Untad maupun pemerintah daerah, kami siap menyediakan tenaga pengajar yang juga dapat melatih guru-guru SMK,” ujar Mr. Liang.

Selain pelatihan jangka pendek untuk penggunaan mesin industri, delegasi juga menawarkan kerja sama di bidang pertanian, perikanan, hingga kedokteran melalui jaringan universitas dan mitra industri mereka.

Langkah selanjutnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan mengadakan rapat teknis dengan perangkat daerah terkait dan pihak universitas untuk membahas detail implementasi program. Keputusan final akan diumumkan setelah analisis kebutuhan dan model pembiayaan diselaraskan.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rudi Dewanto, S.E., MM, serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah terkait.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *