Sulteng Beri Insentif Hijau ke Daerah Lewat TAPE, Bappeda Kejar Pendanaan Karbon

Berita99 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Pemerintah Provinsi resmi meluncurkan program Transfer Anggaran Provinsi berbasis Ekologis (TAPE) pada Senin (3/11) di Sriti Convention Hall. Program ini memberikan insentif kepada kabupaten/kota yang berhasil menjaga kelestarian lingkungan.

Kabupaten Tojo Una-Una dan Buol menjadi yang pertama menerima insentif sebesar Rp200 juta. Sementara Kota Palu dan 10 kabupaten lainnya masing-masing menerima Rp100 juta. Total alokasi TAPE tahun ini mencapai Rp1,5 miliar.

Kepala Bappeda Sulteng, Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, M.T, mewakili Gubernur, mengapresiasi sinergitas antara Yayasan Sikola Mombine, The Asia Foundation, dan Pemprov Sulteng dalam mewujudkan skema pendanaan ekologis ini. “Kebijakan TAPE bukan sekadar mekanisme fiskal, tetapi gerakan moral untuk menjaga bumi dan masa depan generasi kita,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Bappeda juga sedang berupaya memperjuangkan pembiayaan berbasis karbon (carbon fund) seperti yang telah diterapkan di Kalimantan Timur. Tujuannya adalah untuk menekan emisi gas rumah kaca dan menambah sumber pendanaan hijau bagi daerah. “Mudah-mudahan Sulteng bisa mendapatkan (carbon fund) seperti Kaltim,” harapnya.

Peluncuran program TAPE ini dirangkaikan dengan Seminar Pendanaan Ekologis, menunjukkan keseriusan Sulawesi Tengah dalam menjaga lingkungan dan mencapai target keberlanjutan. Dengan adanya insentif dan upaya pendanaan karbon, diharapkan kelestarian lingkungan di Sulteng akan semakin terjaga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *