“Stop Monopoli!” Wagub Reny Ajak Konsultan Sulteng Saling Berbagi dan Jalin Sinergi

Berita17 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, menegaskan tidak akan mentolerir praktik monopoli proyek di kalangan pelaku usaha konsultan. Ia mendorong para konsultan untuk mengedepankan semangat berbagi demi pemerataan ekonomi dan iklim usaha yang sehat di daerah.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-11 Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Hotel Gran Sya, Palu, Kamis kemarin.

“Harus berbagi ke teman-teman konsultan lain supaya bisa sama-sama hidup dan sejahtera,” tegas Wagub Reny.

Selain mencegah monopoli, ia juga mengingatkan agar seluruh konsultan menjalankan pekerjaannya sesuai dengan koridor hukum dan kaidah teknis. Hal ini dipercaya dapat menghindarkan mereka dari masalah akibat kelalaian administrasi.

Sebagai angin segar, Wagub Reny menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulteng untuk mendorong lahirnya regulasi daerah yang bertujuan melindungi dan mengakomodir konsultan lokal. Langkah ini diharapkan bisa menjadi proteksi agar konsultan lokal tidak tergerus oleh pemain luar dan mampu berkontribusi optimal dalam membangun Sulawesi Tengah Nambaso.

“Mari kita bersinergi dengan Pemda secara profesional,” ajaknya.

Aspirasi akan payung hukum ini sebelumnya telah disampaikan oleh Ketua INKINDO Sulteng Ir. Saiful Pagesa, S.Hut. Menurutnya, mayoritas anggotanya masih memiliki kualifikasi ‘Kecil’, sementara banyak paket pekerjaan dari pusat maupun daerah mengharuskan kualifikasi ‘Besar’. Kondisi ini membuat konsultan lokal seringkali terhalang dari awal karena syarat administrasi.

“Sempit sekali ruang yang tersisa bagi konsultan lokal untuk berpartisipasi,” ucapnya dengan harapan mendapatkan keberpihakan dari pemerintah.

Senada dengan itu, Ketua Umum INKINDO Ir. Erie Heryadi, M.H., menyarankan agar Pemprov Sulteng mencontoh langkah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memiliki produk hukum daerah untuk melindungi konsultan lokalnya. “Kami mohon bantuan Ibu Wagub agar anggota INKINDO bisa terus berkarya dengan baik,” tambahnya.

Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wagub Reny. Agenda utama Musprov kali ini adalah pemilihan Ketua DPP INKINDO Sulteng untuk masa bakti selanjutnya. Turut hadir perwakilan INKINDO dari Sulawesi Selatan, Papua, dan Jawa Timur, serta para mitra usaha, pimpinan OPD, dan undangan terkait.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *