Palu, Majalahsinergitas.id – Kabar gembira untuk dunia pendidikan Sulawesi Tengah! Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, MM, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, H. Muchlis, S.Ag., M.Pd., bertemu dalam audiensi yang penuh semangat pada Senin (4/8) di Kantor Kanwil Kemenag Sulteng, Jl. Prof. Moh. Yamin, Palu. Hasilnya? Kolaborasi yang semakin solid untuk memajukan pendidikan di Bumi Tadulako!
Salah satu isu krusial yang dibahas adalah sinkronisasi data siswa antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama. Sekda Novalina mengungkapkan kekhawatiran terkait data siswa madrasah dan pesantren yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mempengaruhi akurasi data anak putus sekolah di Sulawesi Tengah.
“Kita akan agendakan pertemuan lanjutan untuk mencari solusi yang lebih mendalam. Kami menduga, banyaknya data anak putus sekolah di Sulawesi Tengah disebabkan tidak sinkronnya data antar instansi,” tegas Sekda Novalina.
Namun, ada kabar baik yang tak kalah menggembirakan! Pemprov Sulteng menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan agama dengan membiayai Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 124 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA dan SMK. Program PPG yang dilaksanakan di UIN Datokarama Palu ini sepenuhnya didukung oleh Pemprov Sulawesi Tengah.
Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muchlis, S.Ag., M.Pd., tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan luar biasa dari Pemprov Sulteng.
“Kami sangat berterima kasih atas pembiayaan PPG untuk guru PAI. Ini sangat berarti karena sudah lama dinantikan oleh para guru. Selain itu, kami siap berkolaborasi mendukung program Berani Cerdas yang dicanangkan oleh Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Muchlis dengan penuh semangat.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk memastikan masa depan pendidikan di Sulawesi Tengah yang lebih cerah. Dengan integrasi data yang lebih baik dan peningkatan mutu guru agama, diharapkan akan lahir generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing. Audiensi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan adalah kunci untuk memajukan pendidikan di Sulawesi Tengah.(*)
Sinergi Pendidikan Sulteng: Pemprov dan Kemenag Bersatu Padukan Data, Guru PAI Dapat Angin Segar






