RSUD Undata dan Madani Sumbang PAD Rp376 Miliar, Wagub Dorong Puskesmas se-Sulteng Jadi BLUD

Berita96 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mengungkapkan bahwa dua RSUD Provinsi, yaitu Undata dan Madani, berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga mencapai Rp376 miliar setelah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Dengan status BLUD, rumah sakit memiliki fleksibilitas dalam pembelanjaan dan penganggaran, tentu dengan tetap mengacu pada Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA),” jelas Wagub Reny saat membuka Rapat Koordinasi dan Konsultasi Teknis BUMD, BLUD, dan BMD di Hotel Grand Sya, Sabtu (1/11).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa implementasi BLUD pada layanan kesehatan adalah strategi efektif untuk meningkatkan keuangan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Wagub Reny pun berharap agar keberhasilan ini dapat diikuti oleh seluruh puskesmas di wilayah Sulawesi Tengah.

“Semoga semua puskesmas menjadi BLUD,” harapnya, demi optimalisasi pelayanan kesehatan di seluruh pelosok Sulteng.

Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kemendagri, Drs. H. Yudin Ramli, M.Si, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyoroti pentingnya kemampuan fiskal daerah yang kuat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki tiga opsi strategis untuk meningkatkan PAD, yaitu mendirikan BUMD, menyelenggarakan BLUD, dan mengoptimalkan aset daerah.

“Ketiganya bisa mengungkit PAD dan kami siap mengawal,” ujarnya, memberikan dukungan penuh bagi upaya peningkatan PAD di Sulawesi Tengah.

Acara ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan merangkap Plt Kepala BPKAD Sulteng Dr. Rudi Dewanto, S.E., M.M, para kepala perangkat daerah teknis, direktur RSUD, kepala puskesmas, kepala sekolah, dan operator SIPD. Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, Sulawesi Tengah optimis dapat terus meningkatkan PAD dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *