Reses Masa Sidang Ketiga, Anggota DPRD Sigi Nadjir Serap Aspirasi Warga Desa Tuva Soal Perbaikan Drainase

Berita, Sigi19 Dilihat

Sigi, Majalahsinergitas,id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi, Nadjir, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Balai Pertemuan Desa Tuva, Kecamatan Sigi Biromaru, pada Senin (18/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk berdialog langsung dengan masyarakat serta menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan yang berkembang di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga Desa Tuva adalah perbaikan dan pembenahan infrastruktur drainase. Masyarakat menekankan pentingnya peningkatan sistem pengendalian dan aliran air di lingkungan permukiman, terlebih wilayah tersebut pernah terdampak banjir bandang dalam beberapa tahun terakhir. Pengalaman tersebut mendorong warga agar saluran drainase diperbaiki dan dibangun pada titik-titik rawan, guna mengurangi risiko genangan maupun dampak banjir saat hujan dengan intensitas tinggi.

Warga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kondisi drainase di Desa Tuva, baik melalui perbaikan saluran yang telah ada maupun pembangunan saluran baru di titik rawan. Infrastruktur drainase yang memadai dinilai penting untuk memperlancar aliran air dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Nadjir menyampaikan bahwa seluruh masukan dan kebutuhan yang disampaikan masyarakat akan dicatat secara lengkap dan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Kabupaten Sigi.

“Apa yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses ini merupakan aspirasi yang harus kita dengarkan dan perjuangkan. Terkait perbaikan drainase, terlebih masyarakat memiliki pengalaman dengan banjir bandang beberapa tahun lalu, tentu ini menjadi perhatian penting dan akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah sesuai mekanisme yang ada,” ujar Nadjir.

Ia menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar kewajiban konstitusional, melainkan sarana utama untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Berbagai persoalan yang dihadapi warga di tingkat desa akan menjadi bahan masukan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, sehingga kebijakan yang dihasilkan semakin responsif dan tepat sasaran.

Kegiatan reses di Desa Tuva ditutup dengan penyerapan berbagai masukan tambahan dari masyarakat. Nadjir menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat serta mengawal seluruh aspirasi yang telah disampaikan agar dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan Kabupaten Sigi.

“Kami berharap aspirasi masyarakat Desa Tuva ini dapat ditindaklanjuti dan menjadi bagian dari prioritas pembangunan, khususnya dalam upaya meningkatkan infrastruktur yang memberikan rasa aman dan manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *