Perkuat Sinergi Maritim, asisten I Pemkab Donggala Hadiri Gala Dinner Satgas Trisula-26 TNI AL Di Atas KRI Teluk Kupang 519

Berita, Donggala93 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Dalam rangkaian kegiatan Operasi Tugas Integrasi (Trisila) ke-26 Tahap II Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Donggala menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung program strategis TNI Angkatan Laut. Mewakili Bupati Donggala, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohammad Yusuf Lamakampali, menghadiri acara puncak Gala Dinner yang berlangsung khidmat di atas geladak KRI Teluk Kupang-519, Selasa malam (2/6/2026).

Acara bergengsi tersebut bertempat di Dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Palu, Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu. Kehadiran Asisten I ini didampingi oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah, jajaran Lanal Palu, serta perwakilan pemerintah daerah lainnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto, yang mewakili Gubernur Sulteng; Ketua DPRD Kota Palu; perwakilan Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Sigi; serta sejumlah pimpinan instansi vertikal dan mitra kerja strategis.

Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Komando Armada II sekaligus Komandan Satgas Trisila-26 Tahap II, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, S.H., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Tengah. Menurutnya, dukungan moril dan fasilitas dari pemda menjadi kunci kelancaran operasi selama berada di wilayah tengah Indonesia.

“Operasi Trisila bukan sekadar latihan tempur, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Selama di Sulawesi Tengah, kami telah melaksanakan bakti sosial kesehatan, donor darah, pembagian sembako bagi warga kurang mampu, aksi peduli lingkungan, hingga open ship yang disambut antusias ribuan warga,” ujar Endra Hartono.

Ia juga menyoroti keberhasilan latihan pendaratan amfibi di Pantai Talise yang melibatkan integrasi kekuatan kapal perang, helikopter, dan prajurit marinir, sebagai bukti kesiapan alutsista dan personel TNI AL dalam menghadapi segala bentuk ancaman.

Mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto, menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AL adalah harga mati. Mengingat Sulawesi Tengah memiliki garis pantai yang panjang dan potensi maritim yang luar biasa, keamanan laut menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi.

“Potensi perikanan, pariwisata bahari, dan jalur logistik laut hanya bisa berkembang optimal jika kondisi laut kita aman dan stabil. Kolaborasi seperti Ops Trisila ini memberikan rasa aman bagi nelayan dan investor, sekaligus memperkuat ketahanan nasional di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar,” tegas Rudi.

Kehadiran Asisten I Mohammad Yusuf Lamakampali mewakili Bupati Donggala membawa pesan khusus mengenai posisi strategis Kabupaten Donggala dalam peta kemaritiman Sulawesi Tengah. Sebagai kabupaten dengan wilayah pesisir yang luas dan berbatasan langsung dengan perairan strategis, Donggala memegang peranan vital dalam rantai pasok dan keamanan laut regional.

“Kehadiran Pemkab Donggala di sini adalah manifestasi dari komitmen kami untuk terus memperkuat sinergi dengan TNI AL. Kami menyadari bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Donggala tidak bisa berjalan tanpa dukungan keamanan yang garantif dari TNI,” ujar Mohammad Yusuf.

Ia menambahkan bahwa ke depan, Pemkab Donggala berencana memperluas kerja sama dengan Lanal Palu dan satuan terkait dalam hal patroli bersama, pemberdayaan nelayan, serta pemanfaatan teknologi maritim untuk pengawasan wilayah.

“Ini bukan hanya soal pertahanan, tapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menyejahterakan rakyat melalui ‘ekonomi biru’ yang berkelanjutan,” pungkas Yusuf menutup pernyataannya.

Gala Dinner di atas KRI Teluk Kupang-519 ini menjadi penutup yang manis bagi rangkaian Ops Trisila-26 Tahap II di Sulawesi Tengah. Acara tersebut tidak hanya mempererat tali silaturahmi antara sipil dan militer, tetapi juga membuka lembaran baru kerjasama strategis dalam menjaga kedaulatan NKRI dan memajukan potensi daerah.
Dengan semangat “Jalesveva Jayamahe” (Di Laut Kita Jaya), TNI AL bersama pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Donggala, bertekad melanjutkan pengabdian demi terciptanya laut yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *