Peringatan HUT IBI ke-75 Tingkat Sulawesi Tengah Digelar di Donggala: Apresiasi Peran Strategis Bidan Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak

Berita, Donggala29 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sekaligus perayaan Hari Bidan Internasional atau International Day of the Midwife (IDM) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 resmi digelar di RSUD Pendau Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sabtu (4/7/2026).

Wakil Bupati Donggala Vera Elena Laruni, S.E., Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Dr. H. Rustam Efendi hadir mewakili pemerintah daerah dalam acara bertema “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan; Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045”.

Mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dr. Syahriar, M.Kes menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh bidan yang terus berkolaborasi dengan pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya layanan kesehatan ibu, bayi, dan anak.

“Bidan menempati posisi sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Berkat dedikasi dan pengabdian saudara, berbagai program kesehatan berjalan baik — mulai pemantauan ibu hamil, persalinan aman, tumbuh kembang anak, hingga percepatan penurunan stunting,” tegasnya.

Ia berharap momentum ini memperkuat komitmen bersama mendukung program kesehatan serta melahirkan generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Dr. H. Rustam Efendi mengajak seluruh pihak mensyukuri peringatan ini sebagai momen penghargaan atas pengabdian bidan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sejak lama.

“Dulu bidan adalah penolong pertama persalinan. Kini perannya semakin krusial — tidak hanya menolong persalinan, tapi menjaga keselamatan ibu dan anak sekaligus menentukan kualitas generasi bangsa,” ujarnya.

Rustam menekankan tantangan ke depan menuntut bidan bukan hanya lebih banyak jumlahnya, melainkan mampu menjadi pemimpin pelayanan kesehatan: memastikan ibu hamil terdata sejak awal, keluarga paham kesehatan dasar, dan setiap bayi mendapat perhatian optimal sejak hari pertama.

“Pemerintah Kabupaten Donggala berkomitmen memperkuat kerja sama dengan IBI, khususnya dalam penurunan stunting, penguatan layanan dasar, dan pemerataan akses hingga wilayah terpencil. Pembangunan manusia dimulai jauh sebelum anak lahir — dan dari tangan saudara sekalianlah masa depan Donggala, Sulawesi Tengah, dan Indonesia dibangun,” tambahnya.

Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Tengah Euis Bianca, SKM., M.Kes menegaskan bidan adalah garda terdepan sekaligus pendidik masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Donggala Aprina Lingkeh, SKM menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga kegiatan terselenggara lancar. Menurutnya, peringatan ini mempererat kebersamaan, semangat pengabdian, dan tekad memberikan pelayanan terbaik bagi ibu, bayi, dan keluarga di Donggala.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur, dilanjutkan sesi foto bersama dan peninjauan lokasi bakti sosial IBI di lingkungan RSUD Pendau Tambu.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur RSUD Pendau Tambu, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Donggala, serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Donggala.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *