Donggala, Majalahsinergitas.id – Capt Handry Sulfian, Kepala KSOP Teluk Palu, menyampaikan bahwa berdasarkan SK Irjen tanggal 6 Desember 2025, pihaknya pada prinsipnya mendukung pemindahan kapal Pelni ke Pelabuhan Donggala. Namun, sebelumnya gubernur Sulawesi Tengah meminta agar pemindahan tersebut ditunda sementara, dengan mempertimbangkan dampak bagi masyarakat Pantoloan. Sebagai perwakilan Kementerian Perhubungan Laut, KSOP menghargai keputusan gubernur yang memiliki kewenangan dalam hal ini.
Gubernur berjanji bahwa pemindahan tetap akan dilakukan, namun pihak KSOP dan Kacab Pelni Palu Christian Nainggolan diminta untuk menunggu hingga batas waktu tertentu yang akan ditentukan melalui koordinasi antara Bupati Donggala dan Gubernur Sulawesi Tengah. Capt Handry menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung sepenuhnya karena memiliki pertanggungjawaban kepada Bank Dunia yang mendanai pembangunan Pelabuhan Donggala. Belakangan ini, ada kunjungan dari Australia dan Filipina untuk memastikan kelancaran pengoperasian pelabuhan tersebut.
Pelabuhan Donggala dirancang bukan hanya untuk kapal penumpang, melainkan juga kapal kargo. Masyarakat Donggala menginginkan kapal Pelni segera kembali ke daerahnya, dan saat ini sedang ada mediasi untuk menjadwalkan kedatangan kapal ke sana. Capt Handry berharap dengan tertibnya ekspresi aspirasi masyarakat, akan menarik minat investor untuk pengembangan pelabuhan di Kecamatan Banawa.(alir)
Penjelasan Kepala KSOP Teluk Palu Mengenai Kapal Pelni Belum Bersandar di Pelabuhan Donggala












