Pelepasan KKN UGM-Untad: Mahasiswa Sebagai Mitra Strategis Pembangunan Desa Donggala

Berita, Donggala50 Dilihat

Donggala, Majaalahsinergitas.id – Pemerintah Kabupaten Donggala secara resmi menggelar forum pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Tadulako (Untad) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Jumat (7/8/2026), menjadi momen apresiasi sekaligus penutup rangkaian pengabdian yang telah dilaksanakan mahasiswa di tengah masyarakat.

Dalam forum tersebut, para peserta KKN menyajikan laporan akhir pelaksanaan berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan secara terfokus di Desa Towale dan Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan mencerminkan integrasi antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kebutuhan nyata masyarakat setempat.

Mewakili Bupati Donggala Vera Elena Laruni, S.E., Asisten Administrasi Umum Drs. Isngadi, M.AP menegaskan bahwa kedatangan mahasiswa tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menempatkan diri sebagai mitra pembangunan desa.
“Mereka hadir, tinggal, berbaur, mendengar aspirasi, dan bekerja bersama masyarakat. Bukan sekadar tamu yang datang dan pergi, melainkan bagian dari upaya bersama mengangkat kesejahteraan warga,” ujar Isngadi.

Ia menyoroti ketangguhan para mahasiswa dalam beradaptasi dengan keterbatasan lingkungan desa serta memahami karakter sosial budaya masyarakat—suatu proses penempaan karakter yang tidak mudah dijalani setiap orang. Atas dedikasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Donggala menyampaikan penghargaan mendalam dan terima kasih tulus kepada seluruh peserta KKN.

Isngadi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Camat, Kepala Desa, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah membuka hati dan memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung. “Tanpa keterbukaan dan kebersamaan masyarakat, program KKN tidak dapat berjalan secara optimal. Ikatan yang terjalin bukan hanya hubungan kerja sama, melainkan ikatan kekeluargaan yang menjadi kekuatan kolektif kita,” tambahnya.

Kepada para mahasiswa, Isngadi menyampaikan pesan mendalam untuk tetap menyimpan kenangan dan pengalaman berharga selama berada di Donggala. “Jangan lupakan daerah ini, bukan karena sempurna, melainkan di sini kalian belajar makna pengabdian yang sesungguhnya. Bangsa ini tidak kekurangan orang yang cerdas, namun sangat membutuhkan orang yang peduli dan bersedia turun tangan membangun dari hal-hal sederhana,” pesannya, mengajak mereka kelak menjadi pemimpin yang tetap memihak pada masyarakat kecil dan peduli pada kemajuan daerah.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untad, Dr. Lukman Nadjamuddin, M.Hum., menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat dan dukungan menyeluruh dari pemerintah daerah sejak awal kedatangan hingga penyelesaian program KKN. Ia berharap hasil dan program yang telah dilaksanakan dapat memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan bagi kemajuan pemerintah daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Donggala.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Donggala, jajaran LPPM Untad, serta seluruh peserta KKN-PPM UGM dan Untad. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam menciptakan solusi pembangunan berbasis masyarakat yang terarah dan berkelanjutan.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *