Mobil Tangki Pertamina Muat 15.000 Liter BBM Terguling di Banawa, Warga Soroti Pengiriman Lintas Provinsi

Blog, Donggala32 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Sebuah mobil tangki milik Pertamina yang mengangkut 15.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) terguling di Jalan Nasional, Pertigaan Jalan Ampera, Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, pada Kamis (1/10/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Kecelakaan tersebut juga menabrak warung warga hingga rusak parah.

Berdasarkan keterangan warga, kendaraan berplat nomor W 8016 UK berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.

“Mobil itu melaju sangat kencang dari arah atas. Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak menyadari adanya pertigaan di depan, lalu kendaraan terguling dan menabrak warung warga hingga rusak parah,” ungkap warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Kendaraan tersebut diduga mengangkut BBM jenis solar menuju wilayah Pante Barat, Donggala. Hal ini memicu pertanyaan warga mengingat pasokan BBM di wilayah tersebut dinilai sudah cukup tersedia.

“Tidak jelas BBM itu dikirim ke kecamatan mana di Pante Barat. Padahal ini berarti BBM dikirim lintas provinsi dari Sulawesi Selatan ke Sulawesi Tengah, sementara pasokan solar di SPBU se-Donggala sudah tercukupi. Mengapa masih mengambil BBM dari luar provinsi?” tanyanya.

Warga menduga BBM tersebut kemungkinan besar ditujukan untuk kegiatan pertambangan, khususnya tambang emas yang beroperasi di wilayah Pante Barat, yang diduga hanya memiliki izin galian C.

“Kami meminta Polda Sulteng mengusut tuntas pengiriman BBM ini. Apakah ini ditujukan untuk tambang yang izinnya tidak sesuai? Jika benar, ini sudah masuk ranah pelanggaran hukum,” tegas warga.

Pada Jumat (2/10/2026) malam, petugas Lalu Lintas Polres Donggala bersama Dinas Perhubungan dan warga menggunakan alat berat untuk menegakkan kembali mobil tangki yang terguling. Proses pemindahan berjalan lancar dan kendaraan kembali berdiri.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pertamina maupun kepolisian terkait penyebab kecelakaan dan kejelasan tujuan pengiriman BBM tersebut. Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengungkap fakta secara transparan.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *