MEMPERINGATI HUT BHAYANGKARA KE-80, POLDA SULTENG GELAR BAKTI RELIGI DAN SOSIAL DI MASJID TUA DESA WANI DUA

Wujud Kepedulian dan Mempererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Berita, Donggala20 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menggelar kegiatan bakti religi dan sosial di Masjid Tua Desa Wani Dua, Dusun Malambora, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala. Masjid yang ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya ini menjadi lokasi kegiatan sebagai bentuk pendekatan budaya, keagamaan, serta penguatan hubungan emosional antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Insan Nusantara (DPD LIN) Sulawesi Tengah, AKP (Purn) Lukman Hadi, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai tempat ibadah yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi serta mewujudkan peran nyata kepolisian di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kami mengapresiasi langkah dan keikutsertaan jajaran Polda Sulawesi Tengah yang hadir langsung melayani dan berkontribusi menjaga kebersihan serta kenyamanan tempat ibadah ini,” ujar Lukman Hadi pada Kamis (25/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan sejumlah bantuan yang dibutuhkan guna menunjang fungsi dan pemeliharaan masjid, antara lain peralatan kebersihan seperti alat cuci, sapu, dan perlengkapan pendukung lainnya. Selain itu, bantuan sembako juga disalurkan kepada pengurus sarana ibadah serta warga jamaah yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian sosial.

Penyerahan bantuan dilanjutkan dengan kerja bakti bersama. Anggota kepolisian dari jajaran Polda Sulawesi Tengah bekerja sama dengan warga setempat membersihkan seluruh bagian masjid, mulai dari ruang utama, halaman, hingga area sekitarnya, agar tempat ibadah yang memiliki nilai sejarah ini tetap terjaga keasriannya dan kenyamanannya bagi jamaah.

Warga dan pengurus masjid menyambut baik kegiatan ini. Mereka menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan agar hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat senantiasa terpelihara.

“Kami berharap Polri tetap jaya, terus memegang teguh semangat ‘Polri untuk Masyarakat’, tetap kompak, solid, dan semangat dalam menjalankan tugas pengabdiannya. Semoga di usia yang ke-80 ini, Polri semakin dipercaya dan menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang terbaik,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Kegiatan bakti religi dan sosial ini memiliki makna mendalam, yaitu menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap aspek sosial, keagamaan, dan pelestarian nilai-nilai budaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat, sehingga terwujud lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *