MARIYADI: SISKAMLING PILAR UTAMA KEAMANAN LINGKUNGAN, TEKAN ANGKA KRIMINALITAS DAN PERERAT KEERATAN SOSIAL

Berita, Donggala100 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Keberadaan dan keberhasilan sistem keamanan lingkungan atau yang dikenal sebagai Siskamling dinilai sebagai wujud nyata partisipasi masyarakat sekaligus pengamalan nilai luhur budaya gotong royong yang terbukti efektif menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Mariyadi, S.STP., M.Si., pada Selasa (12/5/2026) malam.

Menurut Mariyadi, Siskamling bukan sekadar kegiatan ronda biasa, melainkan cerminan kuatnya solidaritas dan kepedulian sosial antarwarga, serta bentuk pencegahan kejahatan yang tumbuh dari kesadaran masyarakat sendiri. Keberadaannya telah membuktikan mampu menciptakan suasana lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menekan angka risiko terjadinya tindak kejahatan, khususnya kasus pencurian, melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.

“Keberhasilan Siskamling adalah bukti nyata bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab bersama. Ini menjadi wadah solidaritas dan gotong royong yang mempererat hubungan silaturahmi antarwarga, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Mariyadi.

Ia menegaskan bahwa Siskamling merupakan bentuk Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) yang paling efektif. Konsepnya sangat jelas: keamanan dijalankan dari kalangan warga, dikelola oleh warga, dan hasilnya dinikmati demi kepentingan warga sendiri. Dengan sistem ini, masyarakat secara sadar dan mandiri berperan aktif menjaga wilayahnya dari berbagai ancaman gangguan keamanan dan ketertiban.

Lebih jauh, Mariyadi menjelaskan peran Siskamling kini telah berkembang melampaui sekadar menjaga keamanan fisik atau mencegah pencurian. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai forum penyelesaian masalah sosial kemasyarakatan di tingkat akar rumput. Berbagai persoalan kecil maupun perselisihan antarwarga dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan damai melalui wadah ini, sehingga mencegah konflik yang lebih besar.

Selain itu, keberadaan Siskamling juga berperan strategis dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Melalui keterlibatan aktif dalam penjagaan, warga menjadi lebih paham dan tanggap dalam mengenali, mencegah, serta menanggulangi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban umum yang mungkin timbul di lingkungannya.

“Singkatnya, keberhasilan Siskamling tidak hanya diukur dari hilangnya gangguan keamanan atau menurunnya angka pencurian semata. Lebih dari itu, keberhasilan ini ditandai dengan terciptanya keharmonisan hidup bermasyarakat, tumbuhnya rasa saling percaya, serta tingginya partisipasi aktif warga dalam menjaga dan mengelola lingkungannya agar tetap aman, nyaman, dan damai,” pungkas Mariyadi.

Pernyataan ini menguatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam sistem keamanan terpadu, di mana Siskamling menjadi pilar utama yang menjaga stabilitas keamanan dan ketenangan warga di tempat tinggal masing-masing.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *