Mantan Sekretaris Satpol PP Donggala, Mariyadi, Masuk Tiga Besar Seleksi Terbuka Kasatpol PP Kota Palu: Usung Inovasi Lingkungan dan Ketertiban

Berita, Donggala118 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Nama Mariyadi, S.STP., M.Si., mantan Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Donggala, kini menjadi salah satu kandidat kuat dalam seleksi terbuka jabatan Kepala Satpol PP Kota Palu. Ia telah berhasil menembus tahap uji publik dan masuk dalam jajaran tiga besar calon yang dinilai layak menduduki jabatan strategis tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Mariyadi saat memberikan pernyataan kepada awak media pada Jumat (23/5/2026).

Dalam pernyataannya, Mariyadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir selama proses seleksi berlangsung. Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Palu untuk turut serta memberikan dukungan dan partisipasi aktif, mengingat tahapan saat ini telah memasuki fase penilaian dari pandangan masyarakat luas.

“Salam sehat dan salam lestari untuk kita semua. Saya memohon banyak dukungan saat ini, karena saya mengikuti tahapan seleksi terbuka calon Kepala Satpol PP Kota Palu yang kini sudah masuk dalam tahapan proses uji publik oleh masyarakat Kota Palu. Saya hadir membawa sejumlah inovasi unggulan yang sepenuhnya mendukung program pembangunan pemerintah daerah,” ujar Mariyadi dengan penuh semangat.

Sebagai bagian dari gagasan dan program kerja yang ditawarkannya, Mariyadi menaruh perhatian besar pada aspek kebersihan lingkungan dan ketertiban umum. Ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Kota Palu sebagai kawasan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga bersih serta ramah lingkungan. Salah satu gerakan utama yang digalakannya adalah larangan tegas membuang sampah sembarangan di seluruh wilayah Kota Palu.

Selain itu, seiring mendekatnya perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, Mariyadi juga meluncurkan kampanye khusus bertajuk “Pelaksanaan Kurban Idul Adha Tanpa Sampah Plastik”. Langkah ini diharapkan dapat mengubah pola perilaku masyarakat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di tengah pelaksanaan ibadah kurban.

Melalui pendekatan inovasi dan kolaborasi yang melibatkan masyarakat luas, pemerintah daerah, serta pelaku usaha, Mariyadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui langkah-langkah konkret, antara lain:

✅ Mengurangi secara drastis penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.
✅ Menjaga kebersihan di setiap lokasi pemotongan hewan kurban maupun tempat pendistribusian daging agar tidak menimbulkan tumpukan sampah yang tidak terkelola.
✅ Melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan sesuai jenisnya.
✅ Mendukung sistem pengelolaan limbah yang aman, terukur, dan ramah terhadap lingkungan.
✅ Mengoptimalkan peran Satpol PP Kota Palu dalam menegakkan Peraturan Daerah, menjaga ketenteraman serta ketertiban umum, serta memastikan seluruh fasilitas umum terpelihara dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Menurut rencananya, gerakan dan kebiasaan positif ini nantinya akan dijadikan contoh dan standar budaya hidup bersih yang diterapkan di setiap lingkungan permukiman dan wilayah kerja di Kota Palu.

Mariyadi menekankan bahwa menjaga kebersihan kota bukanlah tugas yang hanya dibebankan kepada aparat pemerintah semata, melainkan merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama oleh seluruh warga Kota Palu. Lebih dari sekadar menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan indah, ia juga menekankan nilai moral dan agama di balik tindakan menjaga kebersihan.

“Kebersihan bukan hanya soal mendapatkan lingkungan yang sehat dan bebas penyakit, tetapi menjaga kebersihan juga merupakan bagian dari iman. Oleh karena itu, mari kita sukseskan gerakan ini demi terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Mariyadi mengungkapkan rasa syukurnya karena telah berhasil lolos hingga ke tahap akhir dan berada di posisi tiga besar calon terkuat. Ia menyampaikan harapan besar agar dapat terpilih dan dipercaya memegang amanah sebagai Kepala Satpol PP Kota Palu.

Sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen untuk terus memperbaiki diri serta merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, Mariyadi juga memohon saran, masukan, serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kritik dan saran yang membangun akan menjadi modal berharga baginya untuk bekerja lebih baik dan membangun Kota Palu menjadi lebih maju dan teratur.

“Alhamdulillah, saya telah lolos ke dalam tiga besar peserta lelang jabatan Kepala Satpol PP Kota Palu. Semoga saya dapat terpilih dan menjabat untuk mengabdikan diri di posisi ini. Saya memohon masukan, saran, dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Palu, karena kritik dan saran Anda sangat membantu kami untuk membangun Kota Palu menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *