Mahasiswa Morowali di Palu Usulkan Alumni Beasiswa Jadi Pengajar di Untad II Morowali

Berita42 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id — Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Morowali yang sedang menempuh pendidikan di Kota Palu menyampaikan aspirasi agar Pemerintah Kabupaten Morowali melibatkan alumni penerima beasiswa daerah sebagai tenaga pengajar di Kampus Universitas Tadulako (Untad) II Morowali.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam pertemuan antara mahasiswa Morowali di Palu dengan Ketua Iksan Bersama Rakyat (IBR), Asfar, S.E., pada Sabtu (7/11/2026).

Para mahasiswa menilai, alumni penerima beasiswa daerah layak diberi ruang untuk kembali mengabdi di kampung halaman. Selama ini, sebagian besar tenaga pengajar di Untad II Morowali masih didatangkan dari luar daerah. Kondisi ini dinilai perlu dievaluasi, termasuk terkait efektivitas penggunaan dana hibah yang telah dialokasikan pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Asfar menyambut baik masukan dari para mahasiswa. Ia menegaskan, Bupati Morowali Iksan B. Rauf memiliki komitmen kuat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan.

Saat ini, pemerintah daerah telah memberikan beasiswa sebesar Rp12 juta per tahun bagi mahasiswa asal Morowali. “Pak Bupati terus menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Jika PAD bertambah, saya yakin nilai beasiswa pada tahun 2030 dapat mencapai Rp20 juta per tahun, bahkan lebih,” ujar Asfar.

Selain persoalan tenaga pengajar, mahasiswa juga menyampaikan harapan agar Kabupaten Morowali segera memiliki universitas yang dikelola mandiri oleh pemerintah daerah. Asfar menjelaskan bahwa wacana pembangunan kampus mandiri tersebut kini menjadi salah satu prioritas yang sedang dikaji secara serius oleh Bupati Iksan B. Rauf.

“Ini bukan sekadar soal ada atau tidaknya kampus, melainkan bagaimana kampus itu nanti mampu menyediakan fasilitas memadai dan kualitas pengajar yang kompeten,” tegasnya.

Asfar juga berjanji akan memfasilitasi pertemuan langsung antara mahasiswa Morowali di Palu dengan Bupati Iksan B. Rauf, agar berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat dibahas secara langsung dan menyeluruh. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan alumni dapat terus terjalin untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas bagi Morowali.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *