Literasi Penyiaran “Goes to Family”: Wagub Reny Dukung Penuh KPID Berdayakan Perempuan Sulteng

Berita92 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memberikan dukungan penuh kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah dalam upaya memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan dalam literasi penyiaran di lingkungan keluarga. Dukungan ini disampaikan saat menerima audiensi Pengurus KPID Sulteng yang dipimpin oleh Ketua KPID, Andi Kaimuddin, di ruang kerja Wakil Gubernur, Selasa (18/11/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, KPID Sulteng memaparkan program unggulan mereka, Kelompok Perempuan Peduli Siaran (KPPS). Program ini merupakan inisiatif literasi penyiaran yang telah mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari KPI Pusat karena dinilai efektif dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Andi Kaimuddin menjelaskan bahwa KPPS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman perempuan mengenai pentingnya peran mereka sebagai penyaring informasi di lingkungan keluarga. Perempuan memiliki peran strategis dalam memastikan informasi yang diterima keluarga tetap sehat dan berkualitas, terutama karena perempuan dan anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap penyebaran hoaks dan informasi negatif lainnya.

KPID Sulteng juga berharap agar tokoh-tokoh perempuan sentral di Sulawesi Tengah, khususnya Wakil Gubernur dan Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, dapat menjadi Duta KPID. Dengan menjadi Duta KPID, keduanya diharapkan dapat memperkuat edukasi dan literasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengawasan siaran sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif KPID Sulteng. Beliau menilai bahwa program KPPS merupakan langkah yang tepat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Duta KPID bertugas memberikan edukasi dan literasi sebagai antisipasi dini terhadap penyebaran hoaks,” tegas Wagub Reny.

Beliau juga menyoroti fenomena masyarakat saat ini yang semakin jarang menonton televisi. Padahal, menurutnya, tayangan televisi telah melalui proses penyaringan yang ketat sehingga informasi yang disampaikan lebih terjamin dan memiliki nilai pendidikan positif.

Di akhir pertemuan, Ketua KPID mengundang Wakil Gubernur untuk hadir pada kegiatan KPPS yang akan digelar pada 2 Desember 2025 di Hotel Grand The Sya. Kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, KPID Sulteng optimis dapat terus meningkatkan literasi penyiaran di kalangan perempuan dan keluarga, sehingga tercipta masyarakat yang cerdas dan kritis dalam menerima informasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *