Kukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Bungku Sulteng, Gubernur Anwar Hafid: Perkuat Budaya Tolong Menolong

Berita42 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Semangat persaudaraan warga Bungku kembali menguat dengan pengukuhan pengurus Kerukunan Keluarga Bungku (KKB) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Sriti pada Senin malam (16/2).

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si secara resmi mengukuhkan akademisi Arifuddin La Musa sebagai Ketua Umum KKB Sulteng untuk periode 2026-2029.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menginstruksikan untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh anggota keluarga besar Bungku, baik yang berada di daerah maupun perantauan. Langkah ini bertujuan untuk membangun basis data yang kuat, agar organisasi dapat berperan optimal sebagai wadah pembinaan gotong royong, silaturahmi, dan tolong menolong antar sesama warga Bungku.

“Organisasi kerukunan keluarga harus memiliki ciri khas utama, yaitu saling tolong menolong. Tidak perlu diundang khusus, mereka pasti akan datang membantu anggota yang sedang menghadapi kesulitan,” ujarnya, menekankan bahwa kepedulian antar sesama adalah kekuatan utama organisasi etnis.

Selain itu, Gubernur juga memaparkan tiga filosofi utama yang menjadi karakteristik masyarakat Bungku: berjamaah, unggul, dan kuat. Ketiga nilai ini merupakan warisan leluhur yang dirangkum dalam semboyan Tepe Asa Maroso, yang bermakna “bersama kita kuat”.

“Bungku itu berjamaah, unggul dan kuat,” tegasnya dengan suara lantang.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kearifan lokal agar tidak tergerus oleh disrupsi zaman. “Kearifan lokal dari orangtua kita tidak boleh ditinggalkan. Jika kita mengabaikannya, maka perkembangan kita akan terhambat,” pungkasnya.

Acara tersebut juga menetapkan sejumlah tokoh sebagai anggota Dewan Kehormatan KKB, antara lain Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes dan Ketua TP-PKK Sulteng Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan.

Acara semakin meriah dengan pengundian hadiah kejutan serta penampilan khusus Gubernur Anwar Hafid yang membawakan lagu-lagu tradisional Bungku. Turut menghadiri acara tersebut unsur forkopimda, pejabat perangkat daerah, perwakilan kerukunan etnis di Sulawesi Tengah, serta berbagai lapisan warga masyarakat Bungku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *