Kebakaran Lahan 9 Hektare di Desa Rerang Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Tetap Lakukan Pemantauan

Berita, Donggala41 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Kebakaran lahan kosong di Dusun V, Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, berhasil dikuasai dan dipadamkan oleh tim gabungan. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (1/9/2026) dan sempat kembali menyala pada Rabu dini hari, namun dapat tertangani sepenuhnya pada pagi hari yang sama.

Berdasarkan laporan resmi Kapolsek Damsol, kebakaran pertama kali teramati sekitar pukul 16.00 Wita pada Selasa, 1 September 2026. Petugas Piket SPKT Polsek Damsol segera bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman secara manual bersama warga sekitar. Api baru sepenuhnya padam sekitar pukul 01.00 Wita dini hari berikutnya, setelah dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran milik BNPB Donggala.

Namun, sekitar pukul 03.00 Wita, api kembali menyala. Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan masyarakat segera turun tangan kembali. Upaya pemadaman berlanjut hingga pukul 08.40 Wita dan dinyatakan berhasil memadamkan api sepenuhnya. Hingga pukul 10.00 Wita, tim masih melakukan penyiraman pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

– Lokasi: Dusun V, Desa Rerang, Kecamatan Dampelas (Koordinat: 0°68’58,35″ LU – 119°735.424″ BT)
– Luas lahan terbakar: ±9 hektar
– Status lahan: Lahan kosong, tidak ada tanaman budidaya yang terbakar
– Penyebab: Sedang dalam proses penyelidikan (lidik)
– Korban jiwa & kerugian materi: Nihil
– Personel terlibat: TNI 12 orang, Polri 10 orang, masyarakat 50 orang
– Peralatan: 1 unit mobil pemadam BNPB, 50 unit tangki semprot.

Kebakaran terjadi di belasan titik sekaligus pada lahan yang kondisi lingkungannya relatif kering, diperparah angin kencang yang kerap berhembus pada musim kemarau ini. Kendala utama yang dihadapi tim pemadam antara lain keterbatasan peralatan pemadam standar, minimnya sumber air di wilayah tersebut, serta medan yang sulit dijangkau.

Mengingat masih berlangsungnya musim kemarau dengan suhu tinggi, potensi kebakaran lahan masih sangat besar. Jika tidak ada langkah antisipasi yang tegas, kebakaran serupa dapat terjadi berulang kali dan meluas. Oleh karena itu, pihak berwenang merekomendasikan beberapa hal antara lain:

–  Meningkatkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, terutama petani, serta memperketat patroli di wilayah rawan
–  Memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, TNI, Polri, dan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan
–  Menghentikan praktik pembakaran lahan secara sembarangan yang berisiko memicu kebakaran meluas
–  Melakukan pemantauan berkelanjutan di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada sisa api yang kembali menyala.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dinyatakan terkendali. Penyelidikan penyebab kebakaran masih berjalan, dan pihak berwenang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran di lahan kosong demi mencegah bencana yang lebih besar.(Alir)

* Sumber: Laporan Resmi Kapolsek Damsol, IPTU Edi Susilo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *