Gubernur Sulteng Turun Tangan, Dorong PT Wangsiang Kembali Beroperasi Setelah 7 Bulan Vakum

Berita127 Dilihat

Morowali, Majalahsinergitas.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan kunjungan mendadak ke PT Wangsiang di Desa Siung Batu, Morowali, pada Jumat (5/12/2025). Kunjungan ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali operasional perusahaan yang telah terhenti selama tujuh bulan terakhir.

Gubernur Anwar Hafid meninjau langsung fasilitas pabrik dan pelabuhan PT Wangsiang, yang dahulu peletakan batu pertamanya dilakukan olehnya saat menjabat sebagai Bupati Morowali pada tahun 2016. Ia juga mengingatkan kembali komitmen kerja sama antara PT Wangsiang dan Pemerintah Daerah melalui Perusda.

Saat ini, dari 113 hektar lahan yang dikembangkan, hanya sebagian kecil yang beroperasi. Salah satu smelter berhenti berfungsi tujuh bulan lalu, menyebabkan penurunan drastis jumlah karyawan dari 1.200 menjadi hanya 200 orang.

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyatakan keprihatinannya dan berjanji akan segera berkoordinasi dengan investor untuk mencari solusi pemulihan operasional PT Wangsiang. Pemerintah Provinsi, menurutnya, berkepentingan untuk menjaga investasi dan stabilitas ekonomi masyarakat, terutama para pekerja yang terdampak.

“Pemerintah daerah tentu berharap PT Wangsiang dapat kembali beroperasi agar lapangan pekerjaan terbuka kembali dan kehidupan ekonomi para karyawan dapat pulih,” tegas Gubernur.

Kunjungan ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung keberlangsungan industri di daerahnya. Diharapkan, langkah ini dapat mempercepat pemulihan operasional PT Wangsiang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Morowali.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anwar Hafid didampingi oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, Kepala Badan Kesbangpol, Drs. Arfan., M.Si, dan jajaran manajemen PT Wangsiang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *