Gubernur Sulteng Lancarkan “Gertam Cabai” di Sekolah: Atasi Harga, Perkuat Pangan

Berita48 Dilihat

Morowali, Majalahsinergitas.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, meresmikan “Gerakan Tanam Cabai” (Gertam Cabai) di SMAN 1 Bungku, Morowali, Sabtu (6/12/2025). Inisiatif ini bertujuan menstabilkan harga cabai dan memperkuat ketahanan pangan, khususnya di lingkungan sekolah.

Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa Gertam Cabai adalah langkah konkret untuk mewujudkan kemandirian pangan dan program “Berani Makmur”. Ia berharap keterlibatan sekolah dapat menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya budidaya hortikultura dan pengendalian inflasi sejak dini.

“Gerakan Tanam Cabai ini bukan sekadar simbolis. Ini adalah gerakan bersama untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produksi rumah tangga dan sekolah, serta membangun budaya bercocok tanam yang bermanfaat bagi generasi muda,” tegas Gubernur.

Setiap sekolah akan menyesuaikan penanaman cabai dengan kondisi masing-masing. Sekolah dengan lahan luas akan menanam secara kolektif, sementara yang terbatas lahan akan mendapatkan polibag untuk setiap siswa. Gubernur juga mengingatkan bahwa cabai umumnya berbuah dalam empat bulan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan penyaluran lebih dari 120.000 bibit cabai ke sekolah-sekolah se-Sulawesi Tengah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.

Gubernur mendorong seluruh sekolah untuk berpartisipasi dalam Gertam Cabai, agar pengendalian inflasi berjalan efektif melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Anwar Hafid bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, dan jajaran pemerintah daerah turut menanam bibit cabai di SMAN 1 Bungku.

Selanjutnya, Gubernur meninjau area penanaman cabai dan mengapresiasi kesiapan sekolah dalam mendukung gerakan ini.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, guru, dan siswa SMAN 1 Bungku.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *