Gubernur Anwar Hafid: TMMD Bukti Sinergi TNI dan Pemerintah Percepat Pembangunan Desa

Berita73 Dilihat

Morowali, Majalahsinergitas.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi bukti nyata kesinambungan dan kerja sama erat antara TNI dengan pemerintah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hingga menjangkau kawasan terluar dan kepulauan. Hal ini disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, saat menghadiri Upacara Penutupan TMMD ke‑123 di wilayah Kodam XXIII/Palaka Wira, tepatnya di Kepulauan Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini menjadi sarana memperkuat kerja sama tiga pilar: TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memajukan wilayah berakar dari tingkat desa.

Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XXIII/Palaka Wira, atas kontribusi nyata yang diberikan bagi kemajuan Sulawesi Tengah, termasuk di daerah kepulauan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dijalankan TMMD memiliki makna strategis bagi masyarakat Umbele, terutama untuk membuka akses sekaligus mempersiapkan wilayah ini menjadi pusat pemerintahan kecamatan.

“Ini adalah cita‑cita saya sejak menjabat sebagai Bupati. Masyarakat telah lama menginginkan Umbele menjadi ibu kota kecamatan. Tinggal menunggu kesiapan dan kemampuan kita; jika sudah memungkinkan, saya bersama Ketua DPRD akan membawa usulan ini ke pemerintah pusat,” ujar Gubernur.

Pembangunan jalan yang dilaksanakan dinilai sebagai fondasi penting untuk mempersiapkan perkembangan kawasan, memperlancar konektivitas, dan mendukung pertumbuhan wilayah ke depan. “Karena itu saya berterima kasih kepada seluruh jajaran TNI. TMMD telah membantu membuka akses dan memajukan wilayah ini,” tambahnya.

Ia juga menyoroti keberhasilan Kodam XXIII/Palaka Wira yang meskipun baru berusia satu tahun, telah memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Sulawesi Tengah. “Walaupun usianya masih muda, kontribusinya sudah luar biasa,” ungkapnya.

TMMD ke‑123 berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan tujuan membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berbagai pekerjaan fisik telah diselesaikan, antara lain: pemasangan jaringan air bersih sepanjang 7 kilometer melintasi pulau, pembukaan jalan desa sepanjang 4 kilometer dengan konstruksi rabat beton, pembangunan 3 unit MCK, 3 ruang terbuka hijau, rehabilitasi 5 rumah nelayan serta bangunan sekolah, hingga penanaman mangrove. Selain pembangunan fisik, diselenggarakan pula kegiatan edukasi seperti pencegahan stunting dan penyuluhan mitigasi bencana.

Dalam acara penutupan, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima hasil pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Morowali yang disaksikan langsung oleh Gubernur. Gubernur juga menyerahkan penghargaan berupa plakat kepada Kepala Desa Umbele sebagai bentuk apresiasi atas dukungan masyarakat, sekaligus meresmikan Monumen TMMD Kodam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026 sebagai kenang‑kenangan pengabdian TNI.

Gubernur menegaskan kehadiran langsung pemerintah di wilayah kepulauan adalah bukti perhatian dan komitmen agar pembangunan tidak hanya berpusat di kota, tetapi merata hingga ke desa‑desa dan pulau terluar. “Ini wujud kepedulian pemerintah untuk hadir di tengah seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.

Hadir mendampingi antara lain Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar selaku Inspektur Upacara, Ketua TP‑PKK Provinsi Sry Nirwanti Bahasoan, Bupati Morowali Ikhsan Baharudin Abdul Rauf, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Morowali, jajaran pimpinan daerah, unsur Forkopimda, serta warga setempat. Melalui kegiatan ini, semangat membangun bersama terus diwujudkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *