Gubernur Anwar Hafid Dorong Hemat Energi Jadi Gaya Hidup, Sulawesi Tengah Perkuat Langkah Menuju Energi Terbarukan

Berita30 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan hemat energi sebagai gaya hidup, bukan sekadar kewajiban sesaat. Langkah tersebut sejalan dengan posisi strategis daerah ini sebagai salah satu penopang energi terbarukan nasional. Pesan itu disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Hemat Energi bertema Gaya Hidup Hemat Energi di Tengah Masyarakat, yang digelar Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM bersama Seruni Kabinet Merah Putih Bidang IV, di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Rabu (2/9/2026).

Gubernur didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, menegaskan bahwa penghematan energi membawa manfaat ganda — jangka pendek maupun jangka panjang.

“Menghemat energi hari ini sama dengan kita berinvestasi untuk mewariskan energi di masa yang akan datang. Energi akan habis, kecuali energi terbarukan yang sekarang terus digencarkan pemerintah.”
— Gubernur Anwar Hafid

Secara nyata, kebiasaan hemat energi meringankan pengeluaran rumah tangga. Secara berkelanjutan, langkah ini menjadi tanggung jawab bersama menjaga ketersediaan energi bagi generasi mendatang.

Gubernur menyoroti keunggulan wilayahnya sebagai salah satu penghasil listrik terbesar di Indonesia, berbasis energi air yang ramah lingkungan:

– PLTA Poso — kapasitas 515 megawatt, terus dikembangkan
– PLTA di Kabupaten Sigi — pembangunan berlangsung dengan kapasitas besar

“Ini menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah siap menyambut masa depan energi terbarukan.”

Pengembangan energi bersih pun harus beriringan dengan perilaku bijak masyarakat dalam menggunakan energi. Pembangunan pembangkit saja belum cukup tanpa kesadaran bersama menggunakannya secara efisien.

Gubernur mengajak memulai perubahan dari lingkungan terdekat:

– 💡 Mematikan lampu dan alat listrik saat tidak digunakan
– ☀️ Memanfaatkan cahaya matahari di siang hari
– 🏢 Menerapkan efisiensi di lingkungan pemerintahan daerah

“Mari kita mulai dari diri kita sendiri, dari lingkungan kita sendiri, dari hal-hal kecil. Insyaallah akan memberikan dampak besar bagi kehidupan manusia di masa yang akan datang.”

Penerapan budaya hemat energi juga sudah diterapkan di Rumah Jabatan Gubernur sebagai contoh nyata. Seluruh jajaran Pemda diminta turut melaksanakan efisiensi energi di tempat kerja masing-masing.

Ketua Seruni Kabinet Merah Putih Bidang IV, Sri Suparni Bahlil, menekankan bahwa keluarga adalah garda terdepan perubahan kebiasaan. Perempuan dan para ibu memiliki peran strategis sebagai pengingat di lingkungan rumah tangga.

“Hemat energi tidak berarti mengurangi kenyamanan, tetapi menggunakan listrik dan berbagai peralatan secara bijak, sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.”

Kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu saat tidak diperlukan serta mencabut pengisi daya setelah terisi penuh menjadi awal perubahan besar. Gerakan ini bukan sekadar kampanye, melainkan pembentukan budaya baru melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, keluarga, dan masyarakat.

Bagi Sulawesi Tengah, langkah ini memperkuat arah pembangunan daerah: mengejar pertumbuhan ekonomi sekaligus menjamin pemanfaatan energi efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Turut hadir anggota Seruni Kabinet Merah Putih Bidang IV, Ibu Menteri Pekerjaan Umum, Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK kabupaten/kota, organisasi perempuan, serta peserta dari berbagai unsur masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *