GUBERNUR ANWAR HAFID AJAK GENERASI MUDA PERANGI NARKOBA PADA BUKA PUASA BERSAMA “SULTENG NAMBASO”

Berita14 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido menggelar kegiatan buka puasa bersama bertajuk “Sulteng Nambaso Bersama Masyarakat” yang juga menyertakan sosialisasi bahaya narkoba di halaman Kantor Gubernur Sulteng. Acara yang dihadiri oleh ribuan masyarakat serta siswa SMA dan SMK se-Kota Palu ini menjadi ajang untuk menggerakkan peran generasi muda dalam memerangi peredaran zat adiktif.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa generasi muda sering menjadi target utama peredaran narkotika, sehingga diperlukan kesadaran dan komitmen bersama untuk memberantasnya. Gagasan penyelenggaraan acara di kawasan Jalan Sam Ratulangi ini berasal dari diskusi bersama jajaran aparat keamanan dan mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Sepanjang jalan hingga lokasi acara dipadati warga. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Sulawesi Tengah, yang diharapkan semakin memperkuat persatuan kita semua,” ujarnya.

Secara khusus, Gubernur menyampaikan bahwa generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan akan menentukan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 dan Sulawesi Tengah Emas 2045. Ia menjelaskan tiga karakter utama yang harus dimiliki kaum muda, yaitu karakter moral yang terbentuk melalui nilai-nilai agama, karakter intelektual dengan terus menuntut ilmu, serta karakter kinerja dengan kerja keras dan berkarya.

Selain itu, Anwar Hafid juga mengajak para siswa mendukung Gerakan Siswa Cinta Masjid yang telah dicanangkan di Kabupaten Donggala, dengan harapan pelajar semakin mencintai rumah ibadah sebagai bagian pembentukan karakter.

“Sulawesi Tengah pernah dicap sebagai daerah dengan peredaran narkoba terbesar ketiga di Indonesia. Ini menjadi keprihatinan bersama, sehingga saya mengajak seluruh generasi muda menjadi pionir dalam melawan narkoba dan menjadikan Sulteng bersih dari ancaman tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah, Ferdinand Maksi Pasule, dalam sosialisasinya menyatakan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan dan kualitas sumber daya manusia. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dan lingkungan pendidikan, untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.

“Peredaran narkoba tidak akan berhenti jika masih ada konsumen. Oleh karena itu, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Pangdam XIII/Merdeka Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar,(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *