DPRD Sigi Dukung Investasi Hijau di Pipikoro, Dorong Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Lokal

Berita, Sigi7 Dilihat

Sigi, Majalahsinergitas.id – Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Minhar Tjeho, memberikan dukungan penuh terhadap rencana investasi energi terbarukan dan penguatan ekonomi desa dalam Rapat Kerja (Raker) Pemerintah Kabupaten Sigi yang digelar di Kecamatan Pipikoro, Kamis (5/2). Forum yang berlangsung di SD Kompleks Lapangan Desa Kantewu 1 ini menjadi wadah untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat wilayah pegunungan.

Acara dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah, antara lain Bupati Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, Ketua PKK Siti Halwiah, serta anggota DPRD, kepala OPD, pemerintah kecamatan dan desa, hingga tokoh masyarakat setempat.

Minhar menilai paparan penurunan angka stunting dan kemiskinan patut diapresiasi, namun menekankan pentingnya pembenahan tata kelola data agar intervensi pemerintah tepat sasaran. “Masih perlunya sinkronisasi data kemiskinan dan bantuan sosial agar anggaran digunakan secara efektif,” ujarnya.

Terhadap rencana investasi seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), DPRD mengamanatkan agar selalu mengedepankan prinsip keberlanjutan dan kepentingan lokal. “Kami mendukung investasi selama ramah lingkungan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi lapangan kerja, infrastruktur, maupun kesejahteraan,” tegasnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan sebagai basis ekonomi Pipikoro, termasuk upaya hilirisasi produk lokal. Akses jalan antarwilayah pegunungan juga disebut sebagai prioritas guna mendukung distribusi hasil pertanian dan pelayanan dasar.

“Kami akan mengawal kebijakan anggaran agar wilayah seperti Pipikoro tidak tertinggal. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan ke depan,” tutup Minhar, menegaskan komitmen sinergi untuk pembangunan adil, inklusif, dan berkelanjutan.

 Sebelumnya, Pemkab Sigi juga telah menggandeng akademisi Universitas Tadulako untuk menyusun Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) 2025-2045 yang fokus pada ekonomi hijau di sektor pertanian dan pariwisata, menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *