DONGGALA TERIMA JATAH SAPI QURBAN DARI PRESIDEN PRABOWO: PENYEMBELIHAN DIPUSATKAN DI DESA WATATU

Berita, Donggala29 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Kabupaten Donggala mendapatkan kuota bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 ini. Penyaluran bantuan ini telah dipastikan melalui proses verifikasi ketat, baik dari segi kesehatan hewan maupun administrasi, untuk menjamin kualitas dan kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Donggala, Anhar, saat memberikan keterangan pada Rabu (13/5/2026). Ia menjelaskan, sapi yang menjadi jatah bantuan Presiden tersebut memiliki spesifikasi sebagai berikut: jenis Brahman, berjenis kelamin jantan, berwarna hitam, dan berusia sekitar 5 tahun. Sapi tersebut merupakan milik warga Desa Ponggerang, Kecamatan Dampelas, atas nama Suradi.

Anhar menekankan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan yang sangat ketat terhadap sapi tersebut guna memastikan hewan dalam kondisi prima dan bebas dari penyakit menular.

“Dinas Pertanian telah melakukan serangkaian tindakan pemeliharaan kesehatan hewan, mulai dari penyuntikan vitamin, pemberian obat cacing, hingga vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk mencegah penularan penyakit. Bahkan, sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan pihak Sekretariat Presiden, kami sudah membawa sampel feses sapi ini ke laboratorium provinsi untuk diperiksa secara mendalam. Hasilnya memastikan sapi ini sehat dan tidak mengidap penyakit menular apa pun,” jelas Anhar.

Untuk pelaksanaan penyembelihan, ditetapkan lokasi sentra penyembelihan di Masjid Khairul Istiqomah, Desa Watatu, Kecamatan Banawa Selatan. Penetapan lokasi ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Donggala.

Agar proses berjalan aman dan lancar, Anhar meminta dukungan pengawasan dari berbagai pihak. “Kami mengharapkan peran aktif dari Bhabinkamtibmas untuk mengawal perpindahan sapi ini dari Desa Ponggerang menuju Desa Watatu. Rencananya, sapi akan diantar pada H-1 Idul Adha. Selain itu, pemerintah desa dan kecamatan juga diharapkan terlibat dalam mengawal proses penyembelihan agar sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Sekretariat Presiden,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjelang penyembelihan, sapi wajib dipuasakan selama satu hari penuh, yaitu tidak diberi makan maupun minum, sebagai bagian dari prosedur standar.

Sapi bantuan Presiden ini diketahui memiliki bobot yang cukup besar, yaitu sekitar 850 kilogram. Mengingat bobot tersebut, Anhar mengharapkan pemerintah desa setempat menerapkan sistem pembagian menggunakan kupon kepada masyarakat Desa Watatu. Tujuannya agar daging kurban dapat didistribusikan secara merata dan tepat sasaran kepada warga yang berhak menerima.

“Untuk prosesi penyembelihan nantinya, selain saya sendiri yang akan hadir, juga akan dihadiri oleh perwakilan OPD terkait khususnya dari Bagian Kesra. Dinas Pertanian juga berencana mengundang Ibu Bupati atau Wakil Bupati Donggala untuk berkenan hadir dan menyaksikan langsung pelaksanaan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden ini,” tambah Anhar.

Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Donggala, khususnya warga Desa Watatu, untuk bersama-sama merayakan momen Idul Adha dengan semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi.(Alir)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *