Donggala Resmi Memulai Pembangunan Kampung Nelayan MP, Investasi Capai Rp30,2 Miliar

Berita, Donggala70 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Pemerintah Kabupaten Donggala secara resmi memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, pada Selasa (7/10/2026). Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., menandai dimulainya pembangunan kawasan strategis bagi penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Bupati Vera Elena Laruni menyampaikan bahwa pembangunan KNMP mendapat dukungan dana dari Pemerintah Pusat dengan nilai investasi mencapai Rp30,2 miliar.

“Hari ini adalah hari yang menjadi catatan bersejarah bagi perkembangan dan pertumbuhan usaha perikanan tangkap. Pada hari ini kita akan memiliki pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dengan nilai investasi sebesar Rp30,2 miliar,” ujar Bupati Vera.

Program ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Donggala untuk mendorong pertumbuhan usaha perikanan tangkap sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. KNMP dibangun dengan konsep hub dan penyangga, dilengkapi sarana pendukung yang memadai.

Sarana dan prasarana yang akan dibangun meliputi: tambatan perahu nelayan, shelter pendaratan ikan, kantor pengelola, dok kapal, pabrik es, gedung penyimpanan dingin (cold storage), serta kios perbekalan. Pembangunan tahap ini tersebar di enam lokasi:

1. Desa Salubomba, Kecamatan Banawa Tengah
2. Kelurahan Bone Oge, Kecamatan Banawa
3. Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora
4. Desa Tompe, Kecamatan Sirenja
5. Desa Panggalaseang, Kecamatan Sojol
6. Satu lokasi lainnya sesuai penetapan program

“Kita berharap masyarakat nelayan dapat mentransformasi kawasan pesisir tradisional menjadi kawasan yang mandiri, maju, modern, dan sejahtera,” harap Bupati Vera.

Pemerintah Kabupaten Donggala telah mengusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI agar pada Tahun Anggaran 2027, pembangunan KNMP diperluas menjadi 10 lokasi yang tersebar di sejumlah desa pesisir berpotensi. Setiap titik diharapkan menjadi pintu gerbang utama pendaratan dan distribusi hasil perikanan bagi kawasan sekitarnya.

Bupati meminta seluruh pemangku kepentingan — mulai dari pemerintah desa, kecamatan, Dinas Kelautan dan Perikanan, hingga instansi terkait — untuk bersinergi memastikan pembangunan dan pengelolaan KNMP berjalan optimal.

“Saya meminta agar memberikan dukungan dan koordinasi yang sebaik-baiknya, sehingga KNMP ini dapat tumbuh pesat, sehat, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi nelayan agar semakin maju dan mandiri,” tegasnya.

Pembangunan KNMP tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas, nilai tambah hasil perikanan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Donggala secara berkelanjutan.

Kegiatan peletakan batu pertama juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Kepala Dinas Perikanan Donggala Ali Assegaf, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta pihak penyedia dan pelaksana pembangunan.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *