Donggala Raih Anugerah Kemendikdasmen: Persentase ATS Kembali Bersekolah Tertinggi se-Sulteng

Berita, Donggala8 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Kabupaten Donggala meraih penghargaan Anugerah Pendidikan Bago Nggabelo dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai daerah dengan persentase Anak Tidak Sekolah (ATS) yang kembali bersekolah tertinggi se-Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025. Penghargaan ini diterima berkat upaya menyasar ribuan anak putus sekolah di seluruh wilayah kabupaten.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang PAUD, Hesti, menyampaikan hal tersebut Selasa (6/10/2026), merinci data capaian dan langkah ke depan.

“Di Donggala jumlah ATS tercatat sebanyak 9.184 jiwa — termasuk terbanyak di seluruh Sulawesi Tengah. Dari jumlah tersebut, telah diverifikasi di 11 kecamatan sebanyak 3.906 jiwa, sementara tersisa 5 kecamatan dengan 5.278 jiwa yang belum terdata. Hingga kini, anak yang berhasil dikembalikan ke bangku pendidikan berjumlah 3.180 jiwa. Alhamdulillah, atas capaian inilah Donggala menerima Anugerah Bago Nggabelo dari Kemendikdasmen sebagai daerah dengan persentase ATS kembali bersekolah tertinggi se-Sulawesi Tengah,” ujar Hesti.

Hesti menjelaskan pendampingan langsung akan dilakukan ke desa-desa yang belum memiliki akun verifikasi dan validasi (verval) ATS, guna menyelesaikan data 5.278 jiwa yang tersisa.

“Strategi ke depan: kami akan mendampingi langsung desa-desa yang belum memiliki akun verval ATS agar data 5.278 jiwa yang tersisa dapat terverifikasi dan dipastikan kembali bersekolah. Setelah terdata, kami melibatkan operator Dapodik PKBM untuk menjaring mereka ke jalur pendidikan nonformal — kesetaraan di PKBM atau SKB — sesuai usia dan kebutuhan,” ungkapnya.

Penempatan siswa dibedakan: yang berusia sekolah formal dikembalikan ke sekolah formal, sementara yang lain diarahkan ke jalur nonformal. Semua peserta yang kembali bersekolah akan diberikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) agar data ATS di pusat dapat dihapus.

“Insyaallah, Bupati Donggala telah menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp100 juta dalam perubahan APBD 2026 khusus untuk penuntasan ATS. Kami tetap optimis dan bergerak penuh semangat demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Donggala,” pungkas Hesti.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *