Donggala Bergerak Kecam Arogansi Kadis Perindagkop yang Dianggap Mengusir Ketua Asosiasi Tenun

Berita, Donggala66 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Kelompok masyarakat Donggala Bergerak menyampaikan kecaman keras terhadap sikap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop) Kabupaten Donggala. Tindakan tersebut dipicu dugaan perlakuan tidak pantas yang diterima Ketua Asosiasi Tenun Donggala, Imam Basuki, saat mengurus kepentingan organisasi baru-baru ini.

Ketua Donggala Bergerak, Arif, menyampaikan pernyataan sikapnya pada Selasa (22/9/2026), menegaskan bahwa pejabat publik seharusnya bersikap humanis dan melayani masyarakat, bukan sebaliknya.

“Seharusnya Kepala Dinas bersifat humanis terhadap masyarakat. Apalagi yang bersangkutan akan segera memasuki masa purna bakti, seyogianya meninggalkan kenangan yang baik di tengah masyarakat,” ujar Arif.

Menurut Arif, Kepala Dinas Perindagkop diduga mengeluarkan ucapan berupa ancaman hingga mengusir Imam Basuki keluar dari ruang kerjanya.

“Seorang pejabat tidak pantas mengeluarkan bahasa semacam itu — mengancam dan mengusir warga yang datang. Terlebih yang diperlakukan demikian adalah Ketua Asosiasi Tenun Donggala, organisasi yang menaungi pengrajin tenun sebagai salah satu kekayaan budaya daerah,” tegasnya.

Donggala Bergerak meminta Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Wakil Bupati Taufik M. Burhan mengambil langkah tegas dengan memanggil Kepala Dinas Perindagkop guna memberikan peringatan agar perlakuan serupa tidak terulang.

“Kami berharap ke depannya tidak ada lagi pejabat Eselon II di Donggala yang bersikap arogan. Jika tidak ingin bertemu masyarakat, sebaiknya tidak menduduki jabatan pelayanan publik,” tandas Arif.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *