Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Donggala Gelar Sosialisasi Pengelolaan Arsip, Bersama Provinsi Benahi Tata Kelola Demi Nilai Nasional

Berita, Donggala7 Dilihat

Donggala Majalahsinergitas.id — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Donggala menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan teknis pengelolaan arsip bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah daerah. Kegiatan ini dilaksanakan berkat dukungan langsung dan kunjungan tim dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, menyusul peringatan resmi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) terkait belum adanya nilai penilaian kearsipan yang sah bagi Kabupaten Donggala.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Donggala, Fauziah, S.Pd., M.Si., menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemanfaatan Arsip Provinsi, Dr. Arif, S.Pd., M.Pd., serta Yuliana, S.P., M.Pd.

Fauziah menjelaskan bahwa provinsi mendapatkan catatan tegas dari ANRI, yang mempertanyakan mengapa capaian kearsipan Kabupaten Donggala sama sekali belum tercatat, serta apakah belum pernah ada pembinaan dari tingkat provinsi. Menanggapi hal tersebut, pihaknya segera berkoordinasi dan menyusun langkah pembenahan.

“Kami berinisiatif mengajak sepuluh OPD sebagai kelompok percontohan, dan alhamdulillah langkah ini sejalan dengan upaya provinsi yang juga berniat datang langsung memberikan pendampingan. Kami mengundang sepuluh OPD terpilih, dan antusiasme peserta sangat tinggi menerima materi panduan pengelolaan arsip yang disampaikan narasumber dari provinsi,” jelas Fauziah.

Meski belum memiliki anggaran khusus untuk kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Donggala tetap memberikan dukungan berupa penyediaan konsumsi demi kelancaran pelaksanaan.

Fauziah menegaskan komitmen pribadi dan kelembagaan untuk membenahi sistem kearsipan daerah, sejalan dengan amanat yang diberikan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., saat pelantikan.

“Saya bertekad penuh memperbaiki pengelolaan arsip di seluruh wilayah Kabupaten Donggala, mulai dari tingkat OPD, kecamatan, hingga desa. Selama ini belum pernah ada pendampingan khusus, sehingga arsip belum tertata dengan baik dan belum bisa dinilai oleh ANRI. Hal ini menjadi dorongan terbesar bagi saya: agar mulai tahun ini hingga tahun depan, sistem pengelolaan arsip di Donggala berjalan tertib, terstandar, dan akhirnya mampu meraih nilai serta prestasi yang membanggakan di tingkat nasional,” ujarnya tegas.

Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kemampuan seluruh satuan kerja agar dapat mengelola, menertibkan, dan menjaga arsip masing-masing secara mandiri. Nantinya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah akan melakukan penilaian internal terhadap kinerja pengelolaan arsip setiap OPD. Hal ini sangat penting karena kualitas kearsipan pemerintah daerah secara keseluruhan menjadi salah satu indikator resmi penilaian yang dilakukan ANRI.

“Kami berharap kelak seluruh OPD, kecamatan, dan desa dapat mengelola arsipnya dengan baik, terawasi, dan tertib. Langkah kecil ini kami bangun demi satu tujuan: agar nama Kabupaten Donggala tampil, dinilai, dan berprestasi di peta kearsipan nasional,” pungkas Fauziah.

Kegiatan ini menjadi awal strategi berjenjang yang akan terus diperluas, dengan harapan agar tata kelola arsip di Donggala semakin profesional, akuntabel, dan menjadi warisan administrasi negara yang terjaga bagi generasi mendatang.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *