Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Donggala Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD, Jaga Warisan Budaya dan Bangun Kepercayaan Diri Anak

Berita, Donggala74 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Donggala menyelenggarakan Lomba Bertutur bagi siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah se-kabupaten. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Kamis (10/9/2026), menjadi ajang pembibitan bakat sekaligus upaya pelestarian cerita rakyat dan nilai-nilai luhur daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Donggala, Fauziah, S.Pd., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan dan Kearsipan, Herlina, S.H., M.H., menjelaskan bahwa lomba ini menguji kemampuan peserta menyampaikan cerita secara lisan, lancar, dan berkesan di hadapan dewan juri maupun penonton. Materi cerita yang dibawakan didominasi kisah rakyat, legenda, serta narasi yang mengandung pesan moral dan nilai pendidikan.

Tujuan: Asah Kemampuan, Tanam Nilai Budaya
“Kegiatan ini bertujuan utama meningkatkan kemampuan berbicara dan berkomunikasi siswa di depan umum. Melalui bertutur, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri, mengembangkan minat dan bakat seni bercerita, sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan ajaran moral yang terkandung dalam cerita-cerita warisan leluhur,” tegas Fauziah.

Peserta hadir dari berbagai wilayah, termasuk kawasan Pante Barat, menunjukkan antusiasme yang sangat luas. Fauziah mengapresiasi kualitas penampilan seluruh peserta: “Sebagai pengamat, saya merasa seluruh anak-anak tampil sangat hebat dan luar biasa. Imajinasi, kreativitas, serta keberanian mereka tampil dan berbicara di depan orang banyak sudah sangat membanggakan. Saya pribadi pun sulit membedakan siapa yang paling unggul, namun penilaian tetap diserahkan sepenuhnya kepada kriteria objektif dewan juri.”

Keberanian Tampil Adalah Kemenangan Utama
Kepala Dinas juga mengingatkan peserta bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari gelar juara. “Juara hanyalah bonus. Hal terbesar dan paling berharga adalah keberanian kalian sudah berani naik ke panggung, berbicara, dan menampilkan yang terbaik. Itu sudah menjadi kemenangan nyata dan bekal berharga bagi masa depan kalian,” ucapnya memberi semangat.

Kegiatan ini dinilai sangat positif dan akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah melihat ajang ini sebagai wadah strategis untuk membangkitkan minat baca, melestarikan kekayaan cerita rakyat, serta membentuk generasi muda yang berwawasan luas, berkarakter kuat, dan percaya diri.

“Kami berharap semangat bercerita ini terus tumbuh dan menyebar ke seluruh pelosok Donggala, agar warisan budaya lisan kita tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh anak-anak kita sendiri,” pungkas Fauziah.(Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *